Situs web kami menggunakan cookie untuk meningkatkan dan mempersonalisasi pengalaman Anda dan untuk menampilkan iklan (jika ada). Situs web kami mungkin juga menyertakan cookie dari pihak ketiga seperti Google Adsense, Google Analytics, Youtube. Dengan menggunakan situs web, Anda menyetujui penggunaan cookie. Kami telah memperbarui Kebijakan Privasi kami. Silakan klik tombol untuk memeriksa Kebijakan Privasi kami.

Siput Laut Sultan ! Berikut Fakta Tersembunyi dari Biota Mewah Abalone

Melihat harganya yang sangat fantastis tentunya menarik berbagai kalangan untuk mengenal lebih dekat lagi dengan biota mengesankan satu ini. Abalone dengan kandungan terbaiknya, kaya akan rasa nikmat namun harganya tidak merakyat adalah sejenis siput laut serta mempunyai banyak fakta tersembunyi kurang dipahami oleh masyarakat bahkan pesisir. Lalu apa saja fakta dari abalone? Berikut akan dijelaskan secara singkat namun detail.

Beberapa Fakta dari Biota Mewah Abalone

Salah satu alasan mengapa harga jualnya sangat mahal adalah cara pemanenannya yang harus dilakukan secara manual. Banyak sekali tenang harus dikerankan untuk seekor abalone. Namun saat ini sudah banyak wilayah di Indonesia mencoba membudidayakannya secara tambak di permukaan air laut sehingga tidak merusak habitat aslinya. Lalu apa saja fakta tentang biota laut mengangumkan tersebut? Berikut poin-poinnya.

1. Abalone Termasuk ke dalam Golongan Hewan Primitif

Source : kompas.com
Source : kompas.com

Fakta abalone yang pertama mungkin memang benar jarang ada yang mengetahuinya, bahwa biota laut tersebut masuk ke dalam hewan primitif. Melansir dari lamiradacritica.com, seperti archaeogastropoda lainnya abalone ternyata menunjukkan ciri-ciri anatomi primitif. Dimana hewan laut tersebut sebagian besar tidak berevolusi seperti simetri bilateral. Selain itu mereka memiliki jantung juga ganglion serebral.

Organ tersebut yang akan memasuk saraf ke organ sensorik, dan mereka tidak mempunyai otak atau mekanisme sebagai pembekuan darah sehingga bisa terjadi kemungkinan spesies ini akan mati kehabisan darah jika memotongnya terlalu dalam. Lalu kaki-kaki dari abalone berotot, lalu menyedot mengambil sebagian besar tunuhnya serta bisa membantu moluska ini menempel pada permukaan batuan. Oleh sebab itulah abalone biasanya menempel di batuan karang.

2. Mempunyai Cangkang Menarik dengan Warna-warni di Dalam

Source : assets.catawiki.nl
Source : assets.catawiki.nl

Mungkin jika Anda melihat luar dari cangkang abalon tidak akan menarik, bahwa beberapa jenis berduri. Namun melansir dari lamiradacritica.com, cangkang abalone pada dasarnya memiliki lapisan dalam tebal mutiara yang berwarna-warni serta menjadi perhatian khusus bagi manusia menjadikan bahan kerajinan untuk hiasan dekor di rumah hingga perhiasan. Selain warnanya indah, cangkang abalone ini sangat kuat.

Oleh sebab itu jika dijadikan sebagai dekorasi dan juga perhiasan akan awet. Bahkan kekuatan cangkangnya diyakini 3.000 kali lebih kuat dari satu kristal kalsium karbonat, yaitu sejenis mineral yang dihasilkan juga oleh abalone. Jika sedang memakan abalone, jangan langsung membuang cangkangnya karena dengan kreativitas  Anda bisa menjadi dekorasi meskipun jumlahnya mungkin hanya sedikit.

3. Spesies Abalone Merah adalah Terbesar dan Paling Berharga

Source : aquariumofpacific.org
Source : aquariumofpacific.org

Di dunia ada sekitar 35 spesies abalone, dan jenis abalone merah (Haliotis Rufescens) adalah terbesar serta paling banyak diburu oleh pemburu moluska. Spesies tersebut bisa tumbuh menjadi berukuran satu kaki panjangnya jika cukup beruntung. Anda harus menyusuri lautan dalam di Pantai Barat Amerika Utara yang menjadi satu-satunya tempat di dunia spesies abalone satu ini hidup atau habitatnya.

Masih melansir dari lamiradacritica.com, abalone merah pernah menjadi komoditas panas di California, dimana mereka dimakan secara luas di tengah negara yang sedang memberlakukan penangkapan ikan diperketat dikarenakan penurunan spesiesnya cepat. Namun sekarang, abalone merah yang memiliki panjang kurang dari 7 inch beumur kurang dari 5 tahun tidak dapat dipanen di negara bagian.

4. Abalone dapat Menghasilkan Jutaan Telur Sekaligus

Source : kompas.com
Source : kompas.com

Melansir dari lamiradacritica.com, abalona muda akan menghasilkan telur berjumlah ribuan pada tahun-tahun awal reproduksinya. Tetapi mereka akan tumbuh lebih tua dan besar dan akan bertelur dengan jumlah jutaan, bahkan abalon berukuran 8 inch bisa menghasilkan 11 juta telur sekaligus, wow ! Air yang hangat membuatnya stress dan sering menyebabkan musim kawinnya pendek. Tidak heran jika habitat aslinya biasanya di air lebih  dingin.

5. Abalone Mempunyai Tingkat Kelangsungan Hidup Rendah

Source : nutritionadvance.com
Source : nutritionadvance.com

Sangat disayangkan bahwa fakta selanjutnya adalah abalone mempunyai tingkat kelangsungan hidup rendah. Abalone dengan cangkang kurang dari seperempat inci menderita tingkat kematian 60-99%. Mereka kemungkinan besar akan dimangsa oleh pengumpan filter setelah dilepaskan selama 24 jam pertama. Hal itu terjadi ketika mereka aktif mencari habitat yang sesuai.

6. Banyak yang Menjualnya melalui Pasar Gelap

Source : tribunnews.com
Source : tribunnews.com

Mengingat harganya mahal dan populasinya semakin mengkhawatirkan, pemerintah membuat peraturan terkait penangkapan abalone. Hal tersebut pada akhirnya abalone diambil secara illehal dan dijual di pasar gelap. Perburuannya tersebut sedang marak terjadi di Pantai Barat Amerika Utara, dimana seekor abalone dihargai $100.

Melihat fakta dari abalone, lebih baik berhenti mengkonsumsinya dan biarkan mereka berkembangbiak sebanyak mungkin. Hal ini akan menghambat kepunahannya mengingat nilainya sangat diburu oleh manusia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Tidak Kalah Menarik