Situs web kami menggunakan cookie untuk meningkatkan dan mempersonalisasi pengalaman Anda dan untuk menampilkan iklan (jika ada). Situs web kami mungkin juga menyertakan cookie dari pihak ketiga seperti Google Adsense, Google Analytics, Youtube. Dengan menggunakan situs web, Anda menyetujui penggunaan cookie. Kami telah memperbarui Kebijakan Privasi kami. Silakan klik tombol untuk memeriksa Kebijakan Privasi kami.

Beginilah Cara Membudidayakan Rumput Laut sebagai Produk Khas Indonesia

Cobalah mengulas produk unggulan dari Negara Indonesia, sepertinya kalian akan merasa bangga sebagai salah satu warga negaranya. Salah satu produk unggulannya adalah rumput laut. Di beberapa daerah pesisir Indonesia banyak masyarakatnya membudidayakan rumput laut sebagai pekerjaannya.

Cara Membudidayakan Rumput Laut sebagai Produk Khas Indonesia

Memberikan sedikit informasi penting tentang bagaimana langkah dan cara membudidayakan rumput laut, semoga bisa membuka mata masyarakat dalam menghargai keberadaannya. Untuk menghasilkan produk terbaik, dari awal memilih lokasi hingga merawat dilakukan secara baik, berikut langkah-langkahnya.

1. Memilih Lokasi yang Tepat untuk Membudidayakan Rumput Laut

Source : informasiperikanan.blogspot.com

Melansir dari 99.co petani rumput laut ketika membudidayakannya tidak sembarang dalam memilih lokasi penanamannya. Setidaknya ada beberapa syarat untuk dijadikan lokasinya,perairan yang cukup tenang dipilih sebagai kriteria pertamanya, karena memang pertumbuhannya membutuhkan air tenang.

Selain itu kedalamannya juga ditentukan, pada saat surut tidak lebih 70 cm sedangkan ketika pasang dibawah 200 cm. Hal tersebut dapat melindungi rumput laut dari ombak serta anginnya kencang. Lokasinya juga harus didukung dengan perairan subur serta berkondisi berlumpur atau sedikit berpasir.

2. Lakukan Pengujian Penanaman Rumput Laut

Source : wisatanusabali.com

Setelah lokasi ditemukan, menuju langkah kedua yaitu menguji penanamannya. Jangankan budidaya rumput laut, segala usaha pertanian memang seharusnya diperlukan pengujian agar tidak mengalami kerugian di masa mendatang. Pengujian dilakukan sama persis ketika akan menanam.

Perbedaannya mungkin hanya terletak pada jumlah bibit yang ditanam. Untuk mengujinya pun dibutuhkan beberapa metode, yaitu metode jaring dan tali. Keduanya bisa digunakan, tergantung petani akan menggunakan metodenya seperti apa yang akan digunakan dalam pengujian.

3. Memilih dan Menetapkan Metode Budidayanya

Source : bukanarjuna.com

Budidaya rumput laut bukan pertanian sembarangan, sehingga dibutuhkan setidaknya beberapa metode terbaik dalam merawat serta menanamnya. Ada tiga metode yang biasa digunakan, berikut ini akan dijelaskan secara singkat tetapi detail seperti apa gambaran metodenya.

  • Metode dasar, yaitu dengan cara menebar benih diikat pada batu karang atau bisa menyebarkannya ke dasar perairan.
  • Metode apung, sesuai dengan namanya metode ini menggunakan bantuan pelampung dalam menanam bibit-bibit rumput laut.
  • Metode lepas dasar, merupakan metode yang biasa masyarakat lihat dalam pembudidayaan rumput laut yaitu dengan mengikatnya pada seutas tali nilon.

Melihat beberapa metode di atas sudah dapat disimpulkan bahwa menghasilkan rumput laut tidak semudah yang dibayangkan. Untuk ibu-ibu jika akan membelinya jangan menawar ya, karena prosesnya sempurna sehingga menjadikan hasil terbaik.

4. Pemilihan serta Mengumpulkan Bibit Rumput Laut

Source : jaringnusantara.net

Seperti halnya menanam bibit-bibit pada tanah biasa, membutuhkan langkah pemilihan bibit, karena hal tersebut merupakan langkah awal penentuan pertumbuhan pada rumput laut. Tidak ubahnya dengan penanaman sayur-sayuran juga memiliki ciri tersendiri untuk dikatakan sebagai bibit unggul.

Melansir dari 99.co salah satu ciri bibit rumput laut yang unggul adalah diambil dari perairan langsung dengan umur 25-35 hari. Selain itu, warna dari bibitnya juga harus cerah serta tidak mengelupas. Pemilihan bibit nyatanya memang dilakukan secara terbaik sehingga menghasilkan panen terbaik nantinya.

5. Mulai Menanam Bibit Rumput Laut dengan Cara Sendiri

Source : ilmubudidaya.com

Tiba pada langkah kelima yaitu menanam bibit rumput laut dengan cara sendiri. Jika kalian sudah pernah melihat budidayanya, pasti melihat bahwa penanamannya akan diberikan jarang antara satu dengan lainnya, karena memang hal tersebut adalah salah satu cara menanam anakan rumput laut.

Salah satu tips agar rumput laut yang dihasilkan baik dan sempurna adalah tidak boleh terkena air hujan, sehingga ketika musim penghujan para petani pasti akan memberikan teduhan pada setiap barisan anak-anak rumput lautnya. Jika tanaman biasa menyukai air hujan, rumput laut sebaliknya.

6. Proses Merawat hingga Memanen Rumput Laut

Source : validnews.id

Merawat rumput laut harus dilakukan secara rajin dan cermat, karena tumbuhan tersebut walaupun berada di dalam air termasuk sulit merawatnya. Langkah merawat juga merupakan penentu dari hasil akhirnya. Jangan dikira didalam air laut tidak ada hama, selalu ada dan petani harus memeriksanya.

Seperti teripang dan bulu babi salah satu hamanya, juga sampah di sana menjadi hama lainnya. Proses memanen dibutuhkan watu 25-35 hari jika tujuan budidaya untuk pembibitan. Sedangkan untuk bisnis membutuhkan 45 hari dan jemur 2-3 hari ketika cuaca sedang baik.

Proses membudidayakan rumput laut diatas semua dirangkum dari website 99.co. Semoga dengan merangkum sedikit tentang prosesnya dapat menumbuhkan rasa peduli masyarakat tentang pentingnya budidaya produk ungulan Negara tercinta Indonesia yaitu rumput laut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Tidak Kalah Menarik