Situs web kami menggunakan cookie untuk meningkatkan dan mempersonalisasi pengalaman Anda dan untuk menampilkan iklan (jika ada). Situs web kami mungkin juga menyertakan cookie dari pihak ketiga seperti Google Adsense, Google Analytics, Youtube. Dengan menggunakan situs web, Anda menyetujui penggunaan cookie. Kami telah memperbarui Kebijakan Privasi kami. Silakan klik tombol untuk memeriksa Kebijakan Privasi kami.

Daftar Hewan Laut Berbisa dan Beracun yang Sebaiknya tidak Disentuh Sembarangan

Seperti halnya di darat, wilayah perairan juga menyimpan banyak hewan dengan berbagai bentuk. Namun meskipun terlihat memukau, tetapi beberapa diantaranya memiliki perlindungan diri berupa racun yang akan membuat lawannya lemah bahkan tidak jarang sampai mati.

Hewan Laut Berbisa

Da beberapa hewan laut yang memiliki bisa dan bahaya jika sampai menggigit. Oleh karenanya ketika bertemu di habitat alaminya sebaiknya hindari. Bahkan terdapat jenis hewan laut yang dapat berkamuflase dengan tempat hidupnya. Berikut ini akan dijelaskan beberapa diantaranya:

1. Ubur-ubur Kotak

source: idntimes.com

National Geographic menyebutkan bahwa racun dalam ubur-ubur dapat menyerang sekaligus 3 organ penting dalam tubuh manusia seperti jantung, sel kulit, dan sistem saraf. Ubur-ubur kota memang terkenal dengan racunnya sangat mematikan, namun hal ini digunakan sebagai pertahanan diri.

Fakta menariknya, spesies ubur-ubur yang masuk dalam filum cnidaria ini dapat beradaptasi dengan lingkungan baru lebih mudah asalkan kondisi sekitarnya mendukung. Saat menemukannya di dalam liar sebaiknya segera menyelamatkan diri dan menjaga jarak agar tidak sampai terkena racunnya.

2. Gurita Cincin Biru

source: ytimg.com

Meskipun memiliki penampilan cukup cantik, namun gurita cincin biru sendiri memiliki racun berbahaya yang terbagi kedalam dua jenis yaitu untuk berburu kepiting serta udang, dan mempertahankan diri dari predator. Antara keduanya kadar bahayanya tentu berbeda tergantung situasi dan kondisi.

Racun yang banyak tersebar di wilayah perairan Papua Nugini, Filipina, Indonesia, Jepang, dan Australia ini menyimpan racunnya hampir di seluruh bagian tubuh. Bentuknya sendiri berupa lendir, untuk itu hindari kontak langsung ketika menemukannya di habitat alaminya.

3. Hikari

source: wordpress.com

Meski beracun, jenis makanan satu ini banyak dicari di Islandia yang terbuat dari karkas hiu. Bagi orang awam, sebaiknya tidak mengkonsumsinya sebab daging yang hampir membusuk tersebut akan sangat berbahaya jika salah dalam pengolahannya. Secara tekstur sendiri hampir mirip dengan keju.

Hikari sendiri berwarna putih lembut yang sering digambarkan dengan rasa amis kuat. bagian dagingnya berwarna kemerahan dan lebih kenyal, sedangkan untuk rasanya digambarkan seperti keju biru, namun issa rasa yang ditinggalkannya lebih mirip layaknya urine.

4. Ubur-ubur Jepang

source: wordpress.com

Hewan laut satu ini oleh masyarakat Jepang sering dimanfaatkan untuk membuat berbagai olahan, namun karena beberapa bagian tubuhnya beracun maka harus dibuang. Orang yang mengolahnya sendiri tidak boleh sembarangan agar racunnya tidak sampai mengakibatkan berbagai masalah kesehatan.

Umumnya sebelum dihidangkan akan dihilangkan beberapa bagian beracun. Makanan yang terbuat dari bahan ini disebut echizen kurage yang dikonsumsi layaknya permen loli. Sebaiknya jika memiliki riwayat alergi hindari memakannya agar tidak sampai menyebabkan gejala penolakan.

5. Ikan Buntal (Puffer Fish)

source: tempo.co

Dalam kartun Spongebob Squarepants, ikan ini dijadikan tokoh Nyonya Puff yaitu seorang guru di sekolah mengemudi. Secara bentuk dan karakter, penggambaran di kartun dan dunia nyata hampir sama. Bagian tubuhnya dipenuhi duri dan badannya mampu mengembang layaknya balon ketika ia merasa terancam bahaya.

Racun di dalam ikan puff ini berupa neurotoksin kuat yang dapat membunuh 60% manusia jika dikonsumsi. Perlu diketahui bagian tubuh paling beracun terletak pada hati, kulit, dan usus. Ikan yang masuk ke dalam famili Tetraodontidae ini sering dijadikan makanan ekstrim di Jepang dengan harga mahal karena pemakaiannya terbilang cukup sulit.

6. Ikan Batu

source: idntimes.com

Sesuai namanya ikan ini memang memiliki tampilan layaknya batu sebagai caranya mempertahankan diri dari predator. Seperti yang telah disebutkan dalam jurnal sains NCBI, racun mematikan ikan batu tersimpa paadurinya. Jika sampai terkena manusia maka bisa mengakibatkan beberapa masalah serius seperti gagal jantung. Kelumpuhan, sakit luar biasa, dan parahnya kematian.

Ikan batu sendiri banyak ditemukan di perairan dangkal Samudra Hindia. Meski memiliki tampilan menyeramkan dan beracun, namun di beberapa wilayah sering diperjualbelikan. Selain untuk mempertahankan diri, kamuflasenya layaknya karang, bertujuan mencari makanan.

Demikian penjelasan mengenai daftar ikan laut berbisa dan beracun yang tersebar di wilayah perairan dunia. Ada baiknya ketika menemukan di habitatnya sebaiknya segera menghindarinya untuk tujuan keamanan.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Tidak Kalah Menarik