Situs web kami menggunakan cookie untuk meningkatkan dan mempersonalisasi pengalaman Anda dan untuk menampilkan iklan (jika ada). Situs web kami mungkin juga menyertakan cookie dari pihak ketiga seperti Google Adsense, Google Analytics, Youtube. Dengan menggunakan situs web, Anda menyetujui penggunaan cookie. Kami telah memperbarui Kebijakan Privasi kami. Silakan klik tombol untuk memeriksa Kebijakan Privasi kami.

Penerapan Ekonomi Biru : Dampak Baik dengan Memasukkan Strategi Penerapannya ke Regulasi

Setelah mengetahui tentang mengapa harus memasukkan strategi ekonomi biru ke dalam regulasi kelautan dan perikanan Indonesia, kali ini Zona Bahari akan membahas terkait dampak baiknya. Dimana nantinya dapat dijadikan sebagai bahan utama mengharuskannya masuk sebagai regulasi. Dari situlah sistem sektor keluatan juga perikanan terbentuk sempurna, dibenahi dengan baik.

Beberapa Dampak Baik Memasukkan Strategi Ekonomi Biru ke Regulasi

Melihat Indonesia sedang ingin mewujudkan sebagai poros utama maritim di dunia tentu saja dengan memasukkan strategi tersebut dapat menjadi rutinitas. Lalu secara perlahan sektor kelautan dan perikanan yang memang membutuhkan pembenahan semakin maju juga menambah pendapatan daerah. Berikut dampak-dampak baik lainnya.

1. Sektor Kelautan dan Perikanan Terbentuk Semakin Baik dan Sempurna

Source : hantulaut.web.id
Source : hantulaut.web.id

Dengan memasukkan strategi ekonomi biru ke dalam regulasi tentunya sudah dipatenkan menjadi peraturan sehingga tidak ada yang bisa melanggar bahkan pemerintah menunda dalam menerapkannya. Dibandingkan hanya dalam bentuk perencanaan biasa tak menjamin pemerintah pasti dan segera menerapkan juga melaksanakan rencananya tersebut.

Oleh sebab itu jika memasukkannya ke dalam regulasi dampak baik pertama yang akan terjadi adalah sektor kelautan dan perikanan terbentuk semakin baik dan sempurna. Melihat kembali strateginya dimana tujuannya memang untuk memperbaiki juga menyempurnakan sektornya tersebut sehingga mematenkan lebih menjamin terlaksananya strategi tersebut.

2. Banyak Masyarakat yang Peduli dengan Lingkungan Bahari di Sekitarnya

Source : mongabay.co.id
Source : mongabay.co.id

Seperti sudah dibahas sebelumnya bahwa memasukkan strategi ekonomi biru ke dalam regulasi berarti mematenkannya sebagai peraturan sehingga kedepannya akan banyak masyarakat menurutinya. Sebagaimana peran peraturan lainnya yang menggunakan dendam, hukuman dan lainnya untuk pelanggaran berlaku juga pada strategi ekonomi biru.

Adanya ancaman denda dan hukuman jika tidak melakukan strategi ekonomi biru dalam membantu pemerintah dalam memajukan sektor kelautan membuat mereka lebih peduli. Otomatis hal tersebut sekaligus menjadi upaya menyadarkan masyarakat untuk ikut membantu memperbaiki potensi kelautan bersama pemerintahan terkait.

3. Peraturan Kelautan dan Perikanan Lebih Luas sehingga Perbaikannya juga Mengikuti

Source : mongabay.co.id
Source : mongabay.co.id

Mencoba kembali ke penjelasan tentang pantai-pantai di Semarang yang mempunyai keadaan memprihatinkan, salah satu akibat dari kurang ratanya perbaikan ekosistem. Dengan memasukkan strategi ekonomi biru ke dalam regulasi tentunya dampak baiknya peraturan kelautan dan perikanan lebih luas, pada akhirnya perbaikan juga mengikuti.

Dimana peraturan membenahi ekosistem buruk diharuskan karena sudah masuk ke dalam peraturan. Oleh sebab itulah mengapa harus memasukkannya ke regulasi, toh pada akhirnya dampak baik ini kembali lagi pada pemerintah. Kenaikan pendapatan daerah hingga negara yang cukup membuktikan potensinya sebagai poros negara maritim di dunia.

4. Menjadikan Indonesia Cocok Menjalankan Pusat Maritim di Dunia

Source : forestsnews.cifor.org
Source : forestsnews.cifor.org

Dengan masih banyaknya ekosistem di lautan Indonesia yang memprihatinkan, tentu saja belum bisa menjadi contoh sebagai pusat maritim di dunia. Seperti sudah dijelaskan sebelumnya, memasukkan strategi ekonomi biru ke dalam regulasi akan membantu negara mencapai kriteria sebagai poros maritim dunia.

Menerapkan strategi ekonomi biru bisa membuat perubahan besar pada sektor kelautan dan perikanan. Dimana ekosistem yang terjaga dan diperbaiki secara baik, ditambah kenaikan hasil perikanan membuat banyak dunia memandang Indonesia sebagai pusat pemenuhan permintaan pasar perikanannya. Hal tersebut menjadi potensi terbaik Indonesia sebagai negara maritim.

5. Sektor Kelautan dan Perikanan Menjadi Tolok Ukur utama Perekonomian Negara

Source : digitalbisa.id
Source : digitalbisa.id

Setelah memasukkan strategi ekonomi biru dalam regulasi, nantinya semua hal dari perikanan, ekosistem hingga pariwisata akan berjalan lebih baik. Hal tersebut tentunya akan berdampak pada sektor kelautan dan perikanan menjadi tolok ukur perekonomian negara Indonesia.

Hal tersebut karena memang sebenarnya tanpa memperbaiki semua wilayah pesisir saja, negara ini sudah menjadikan sektor kelautan dan perikanan membantu perekonomian. Namun dengan lebih menyempurnakan kehadirannya tentu saja penerapannya makin baik juga hasil kedepannya untuk masa depan Indonesia.

6. Hasil Perikanan yang Semakin bisa diandalkan dalam Memenuhi Ekspor maupun Pasar Lokal

Source : dkpp.bulelengkab.go.id
Source : dkpp.bulelengkab.go.id

Semakin ekosistem pulih dengan baik, hasil perikanan Indonesia tentunya juga makin bisa diandalkan. Oleh sebab itulah pada akhirnya penghasilannya meningkat dibarengi penjualan serta pemenuhan ekspor. Tidak hanya itu pemerintahan juga juga lebih memperhatikan pemenuhan permintaan pasar lokal akan perikanan laut konsumsi.

Regulasi sifatnya sama mengikatnya dengan peraturan perundang-undangan, oleh sebab itulah dengan memasukkan strategi ekonomi biru kedalamnya bisa menghasilkan dampak baik di atas tersebut. Bukan perkiraan tetapi yakin bisa mewujudkannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Tidak Kalah Menarik