Situs web kami menggunakan cookie untuk meningkatkan dan mempersonalisasi pengalaman Anda dan untuk menampilkan iklan (jika ada). Situs web kami mungkin juga menyertakan cookie dari pihak ketiga seperti Google Adsense, Google Analytics, Youtube. Dengan menggunakan situs web, Anda menyetujui penggunaan cookie. Kami telah memperbarui Kebijakan Privasi kami. Silakan klik tombol untuk memeriksa Kebijakan Privasi kami.

Berbagai Macam Jenis Ikan Kakap yang Ada di Dunia

Bagi Anda yang gemar memancing atau ingin membudidayakan ikan kakap, sebaiknya ketahui terlebih dahulu berbagai macam jenisnya untuk menghindari terjadinya salah perawatan. Sebab meski secara garis besar sama, namun tetap ada yang membedakan antara satu dengan lainnya termasuk kecenderungan habitat hidup.

Berbagai Macam Jenis Ikan Kakap yang Ada di Dunia

Ikan kakap menjadi salah satu hewan air yang sering dimanfaatkan sebagai bahan olahan karena memiliki tekstur daging lembut dengan rasa khasnya. Hanya saja sebelum mengkonsumsinya, tidak ada salahnya mengetahui masing-masing jenisnya yang tersebar di dunia. Berikut ulasan lengkapnya:

1. Kakap Merah Sejati

source: food.com

Ikan kakap dengan nama latin Lutjanus altifrontalis merupakan salah satu jenis yang memiliki sebutan lain ikan kakap sejati. Panjangnya sendiri bisa mencapai 60 cm dengan karakteristik tubuhnya cenderung lebar dan jarak antara matanya lebih panjang. Selain itu bagian sisiknya nampak berukuran kecil serta teratur.

Perbedaan warna terjadi pada jenis ikan kakap atu ini yakni ketika masih muda tubuhnya akan berwarna keperakan, namun ketika sudah bertumbuh dewasa timbul kemerahan di seluruh bagian tubuh. Kakap merah sejati umumnya menyukai wilayah perairan dalam yang berpasir dan berlumpur. Terkadang juga mereka memilih tempat sedikit berkarang.

2. Jenahan

source: bukalapak.com

Tampilan dari jenahan atau yang memiliki nama latin Lutjanus johni terbilang cukup unik utamanya dari segi warna dan bentuk sirip bagian atas yang terbentang setelah kepala sampai ekor. Tubuhnya bisa mencapai panjang 91,3 cm dan berat bervariasi tergantung dari makanan yang dikonsumsi.

Jenahan muda umumnya memiliki 5-6 pita berwarna kecoklatan yang terletak pada bagian tubuhnya. Sedangkan untuk sirip punggung, ekor, dan dubur berwarna kekuningan. Jenis ikan kakap satu ini banyak tersebar di wilayah perairan seagrass, hanya saja untuk pembenihan masih dalam tahap penelitian.

3. Kakap Tambak

source: wixstatic.com

Sebagian besar ikan kakap umumnya hidup di perairan asin, namun beberapa waktu lalu ditemukan kakap dengan nama latin Lutjanus argentimaculatus yang sering memasuki tambak. Saat masih muda, panjangnya kurang dari 13 cm dengan karakteristik memiliki 8-11 garis melintang berwarna perak dan garis coklat di bawah mata.

Hanya saja garis-garis ini akan hilang dengan sendiri ketika kakap tambak beranjak dewasa.  Keunikan dari kakap tambak terletak pada paduan warna tubuhnya yang membuatnya lebih mudah dibedakan. Ketika sudah menua, sisiknya berbintik gelap dengan letak berderet di atas garis rusuk.

4. Kakap Putih

source: pikiran-rakyat.com

Keunikan tampilannya yang membuatnya berbeda dari lainnya adalah garis rahang yang melewati mata. Oleh sebab itu bagian mata kakap putih tidak begitu terlihat karena ukurannya begitu kecil. Ketika memasuki usia dewasa, ukurannya bisa mencapai 170 cm dengan tubuh bagian atas berwarna coklat gelap.

Sedangkan untuk bagian bawahnya menampilkan warna keperakan yang menjadi salah satu sebab dinamakan sebagai kakap putih. Saat ini benihnya sudah dikembangbiakkan secara massal untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang semakin meningkat dari waktu ke waktu.

5. Kakap Anjing

source: depositphotos.com

Ikan kakap yang juga sering disebut dog snapper, jocu, dan yellow snapper ini memiliki penampilan yang cukup menyeramkan apalagi ditambah ukurannya dapat mencapai 15 kg. Rekor dunia mencatat bahwa sudah ditemukan kakap anjing dengan berat 12 kg atau setara 24 pon.

Selain dari ukuran, Anda juga bisa membedakan ikan kakap anjing berdasarkan warnanya yang cenderung keperakan. Perlu diketahui bahwa spesies tersebut merupakan jenis petarung sehingga seringkali melakukan perlawanan saat tertangkap kail dari para pemancing dengan tenaga terbilang cukup kuat.

6. Kakap Ratu

source: workamerica.co

Bagi para pemancing atau pembudidaya akan cukup mudah membedakannya dengan jenis lainnya karena tampilan tubuhnya sangat khas. Bagian perutnya sedikit lebih menonjol seperti sedang hamil. Untuk ukurannya juga tidak terlalu besar karena berat maksimalnya hanya mencapai 5,5 kg atau setara 11 pon dan berat rata-ratanya 1,5-2,5 kg.

Itulah penjelasan singkat terkait dengan beragam jenis ikan kakap yang tersebar luas di perairan dunia. Bag para pemancing sangat disarankan untuk mengetahuinya supaya dapat mengetahui karakteristiknya sera lebih mendetail mulai dari jenis umpan serta kekuatan kail. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Tidak Kalah Menarik