Situs web kami menggunakan cookie untuk meningkatkan dan mempersonalisasi pengalaman Anda dan untuk menampilkan iklan (jika ada). Situs web kami mungkin juga menyertakan cookie dari pihak ketiga seperti Google Adsense, Google Analytics, Youtube. Dengan menggunakan situs web, Anda menyetujui penggunaan cookie. Kami telah memperbarui Kebijakan Privasi kami. Silakan klik tombol untuk memeriksa Kebijakan Privasi kami.

Gurihnya Kepiting! Berikut Ini Jenis-jenis Kepiting di Indonesia yang Sering Ditemui

Kepiting merupakan salah satu spesies yang juga menjadi andalan masyarakat Indonesia untuk di budidayakan maupun dikonsumsi. Tidak seperti lobster, hewan bercapit ini justru keberadaannya sangat mudah ditemukan sehingga harga jualnya pun lebih rendah daripada lobster, jenisnya pun lebih beragam lagi.

Beberapa Jenis Kepiting yang Tersebar di Seluruh Wilayah Indonesia

Indonesia mempunyai sumber daya alam yang melimpah sudah bukan lagi rahasia, bahkan dunia mengetahuinya. Salah satu biota favoritnya adalah kepiting yang bisa hidup di dua alam, namun keberadaannya juga mempunyai jenis berbeda berikut beberapa jenis kepiting di Indonesia.

1. Si Unik di dasar Hutan Bakau Kepiting Binatu

Source : kompasiana.com (ilustrasi)

Selain di rawa, beberapa kepiting juga hidup di sela-sela dasar bahkan tersembunyi di lumpur hutan bakau salah satunya adalah jenis kepiting binatu. Dia adalah salah satu biota unik karena bisa hidup serta beradaptasi sangat baik pada daratan yang relatif kering, membuktikan amphibi terbaik.

Ekosistem aslinya adalah Binatu tinggal di lingkungan air laut terutama seperti sudah dibahas, hidup di dasar hutan bakau yang tidak terlalu rimbun sehingga untuk menemukannya mudah. Warna tubuhnya cantik merah, hijau dan biru metalik sehingga biota ini cocok dijadikan ikan hias di aquarium rumah.

2. Lezatnya Kepiting Rawa yang Hidup di Pinggiran Pantai

Source : bobo.grid.id

Jika kalian menunggu jenis kepiting yang bisa dikonsumsi salah satunya adalah kepiting rawa. Habitatnya adalah rawa seperti namanya namun banyak terdapat di pedalaman hutan Indonesia atau mudahnya berada di hutan bakau tepat pada pinggiran pantai. Mempunyai ukuran badan besar sehingga mudah ditemukan.

Jenis kepiting rawa ini merupakan salah satu kepiting yang sering diperjualbelikan selain dan enak untuk dikonsumsi. Menjadi alternatif nelayan dalam menyediakan permintaan kepiting karena dagingnya juga tebal serta gurihnya setara dengan kepiting berhabitat di laut.

3. Imutnya Kepiting Laut namun Banyak dicari

Source : borneonews.co.id

Dibandingkan dengan kepiting rawa, kepiting dengan lama suji ini mempunyai tubuh lebih kecil bahkan pipih. Meskipun begitu, masih banyak penggemarnya karena habitatnya pure dari laut sehingga gurihnya selalu ada di setiap gigitan dagingnya. Capitnya tidak sebesar si rawa dan berwarna biru.

Keberadaannya selalu dicari karena biasanya yang beredar di pasaran Indonesia adalah jenis suji ini dan rawa karena mudah ditemukan. Namun kepiting laut walaupun kecil harganya lebih mahal dari rawa tentu saja disebabkan oleh faktor penangkapannya di habitat aslinya yaitu laut.

4. Kerasnya Kepiting Batu Mirip Namanya

Source : goodminds.id

Jadi melansir dari goodminds.id, asal dari nama tersebut adalah diambil dari pola dan habitatnya yang berada di sela-sela bebatuan aliran sungai. Iya benar sekali, kepiting batu merupakan salah satu kepiting air tawar dengan ukuran tubuh kecil namun bercangkang tebal.

Sempat dijual di pasaran namun kurang laku karena dagingnya sedikit karena ukuran tubuhnya kecil dan juga capitnya, selain itu rasanya juga diklaim kurang enak mungkin disebabkan kualitas tubuh kecilnya. Hal tersebut wajar, sebab biasanya masyarakat menikmati kepiting berukuran besar daging tebal.

5. Si Malas Kepiting Garuntu

Source : pikist.com (ilustrasi)

Cukup unik karena kebiasaan dari kepiting garuntu adalah mager alias malas gerak, oleh sebab itu menangkapnya pun relatif mudah. Bentuknya bulat kecil, dengan warna kekuningan serta mempunyai perisai yang cenderung tebal, namun capitnya pendek. Garuntu bisa dikonsumsi hanya saja kurang menarik.

Oleh sebab itu meskipun mudah ditangkap jika kalian menemukannya, namun jenis kepiting yang satu ini tidak masuk ke dalam kepiting berminat tinggi. Sebagian orang mengaku bahwa ukuran serta bentuknya kurang disukai, maka dari itu hidupnya tenang karena tidak akan diburu untuk diperjualbelikan.

6. Banyak Digemari Kepiting Soka atau Kepiting Cangkang Lunak

Source : ilmubudidaya.com

Sudah bukan rahasia lagi jika Indonesia juga menghasilkan banyak jenis kepiting satu ini, alasannya tentu saja karena negara ini mempunyai luas 4,2 juta ha hutan bakau yang tersebar di seluruh kepulauan Nusantara. Hal tersebut memudahkan nelayan dalam menyediakan permintaan masyarakat.

Habitatnya sendiri alis-alih di laut mereka lebih suka berada di hutan bakau yang juga mengandung air laut sehingga mereka juga masuk ke dalam kepiting dua alam. Kelebihannya, ketika menyantapnya kalian tidak perlu membuka cangkang seperti umumnya, karena seperti udang mereka mampu dimakan sekali suapan.

Begitu banyak jenis kepiting yang berada di habitat tersebar luas di Indonesia namun tidak semua dari mereka bisa dikonsumsi, bahkan beberapa beracun sehingga hati-hati ketika menemukan jenis yang sekiranya asing di sungai.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Tidak Kalah Menarik