Situs web kami menggunakan cookie untuk meningkatkan dan mempersonalisasi pengalaman Anda dan untuk menampilkan iklan (jika ada). Situs web kami mungkin juga menyertakan cookie dari pihak ketiga seperti Google Adsense, Google Analytics, Youtube. Dengan menggunakan situs web, Anda menyetujui penggunaan cookie. Kami telah memperbarui Kebijakan Privasi kami. Silakan klik tombol untuk memeriksa Kebijakan Privasi kami.

Jenis Mutiara Berharga yang Tersebar di Berbagai Daerah

Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki wilayah perairan lebih luas jika dibandingkan dengan daratannya, untuk itu bukan tidak mungkin jika memiliki kekayaan alam melimpah seperti Mutiara Berharga. Saat ini penggunaannya cukup signifikan dengan harga cenderung fantastis.

Berbagai Jenis Mutiara Berharga yang Tersebar di Berbagai Daerah

Mutiara merupakan satu-satunya batu mulia yang didapatkan dari makhluk hidup meskipun beberapa dari tiram mati. Produk ini didapat bukan hanya melalui proses alami, melainkan juga tahapan budidaya untuk memperoleh hasil lebih banyak. Berikut beberapa jenisnya:

1. Mutiara Air Tawar

 Source: kompas.com

Secara historis mutiara ini banyak tersebar di Jepang yang tersedia banyak warna seperti pink, peach, lavender dan beberapa jenis berbentuk bulat sempurna dan besar misalnya tahiti atau hitam kehijauan. Meski secara harga lebih ekonomis namun dari segi kualitas tidak dapat diragukan lagi.

Jenis mutiara air tawar sendiri saat ini sudah banyak dibudidayakan di beberapa wilayah selain Jepang juga ada China sejak awal tahun 1970 an. Tempatnya yakni pada Sungai Yangtze China Timur dengan melalui beberapa proses rumit namun bisa dipanen beberapa kali.

2. Akoya Pearl

Source: jewelryshoppinggide.com

Memiliki nama lain classic pearl yang banyak berkembang di Jepang, Cina, dan Korea yang merupakan hasil dari budidaya tiram pinctada fucata. Tersedia beberapa warna mulai dari silver dan rose, ketika terkena cahaya matahari maka berubah menjadi bayangan biru, emas, dan pink.

Seringkali diolah menjadi benda pakai berupa kalung maupun anting tergantung dengan peminatan pasaran saat ini. Warna yang dihasilkan ketika terkena sinar matahari menjadikannya nampak elegan. Kesan cantiknya akan memikat para pecintanya dari berbagai kalangan baik tua atau muda.

3. Black Pearl

Source: wallpaperbetter.com

Tiram yang menghasilkan black pearl adalah jenis Pinctada margaritifera dengan proses cukup lama. Ukurannya cenderung lebih besar yaitu 5 mm sampai 12mm, terdiri dari beberapa warna mulai dari hijau gelap, perpaduan biru, coklat, dan hitam abu-abu jika terkena sinar matahari.

Bentuk mutiara Black Pearl yang ada di pasaran tersedia beberapa pilihan seperti mode tetesan air, baroque, bulat, dan oval. Dari segi harga jenis ini masih terbilang bersahabat karena dibanderol 5,97 dollar AS per gramnya sedangkan untuk kalung mencapai Rp 42,2 – Rp 84,4 juta.

4. South Sea Pearl

Source: jewelryshoppingguide.com

Mutiara ini menjadi andalannya Indonesia yang banyak terdapat di wilayah pantai Utara Australia. Ukurannya berkisar antara 9–17 mm dan masuk dalam golongan baroque dengan warna putih keemasan. Ketika Anda jadikan perhiasan seperti kalung maka terlihat mewah dan elegan.

Proses produksi South Sea Pearl berasal dari tiram jenis Pinctada maxima atau lipped oyster. Tingkat keeleganannya yang tinggi mebuatnya dibanderol dengan harga mahal yakni sekitar 16-18 dollar AS setiap gram nya. Sedangkan untuk kalung mencapai Rp 281,3 juta rupiah atau 5000 dollar AS.

5. Mutiara Lombok

Source: goodnewsfromindonesia.id

Termasuk jenis mutiara laut Selatan yang kualitasnya bersaing, dengan besar rata-rata 10-14 mm. Perlu diketahui bahwa jenis satu ini termasuk paling langka dan bisa dipastikan harganya fantastis sebab keindahannya luar biasa sehingga membuat penggunanya nampak mewah.

Jenis tersebut bisa ditemukan pada beberapa negara mulai dari Filipina, Australia, Burma, dan Kepulauan Indonesia Timur. Kekayaan alam seperti ini sekarang dikembngbiakkan agar bisa memenuhi kebutuhan pasar yang semakin meningkat pesat meski harganya mahal.

6. Mutiara Tahitian

Source: 1.bp.blogspot.com

Ukuran mutiara ini besar yakni berkisar 7 mm sampai 20 mm karena diproduksi oleh jenis tiram jumbo. Namanya diambil dari kepulauan tropis yang disebut dengan tahiti selain itu juga terdapat di pulau Cook dan beberapa wilayah lain pada Asia selatan yang mendukung habitat hidupnya.

Warna hitam yang muncul berasal dari bibir tiram yang membuatnya terlihat dramatis dan cocok untuk beberapa produk mulai dari gelang, kalung, maupun cincin. Proses pembudidayaannya terbilang sulit karena sensitif terhadap perubahan lingkungan untuk itu harganya mahal.

Demikian penjelasan mengenai Mutiara Berharga yang tersebar di beberapa penjuru negeri dengan harga bervariasi. Produk hasilnya sangat beragam seperti kalung, gelang, dan anting. Sebelum melakukan pembelian alangkah lebih baiknya memperhatikan harga serta jenis sesuai kebutuhan.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Tidak Kalah Menarik