Situs web kami menggunakan cookie untuk meningkatkan dan mempersonalisasi pengalaman Anda dan untuk menampilkan iklan (jika ada). Situs web kami mungkin juga menyertakan cookie dari pihak ketiga seperti Google Adsense, Google Analytics, Youtube. Dengan menggunakan situs web, Anda menyetujui penggunaan cookie. Kami telah memperbarui Kebijakan Privasi kami. Silakan klik tombol untuk memeriksa Kebijakan Privasi kami.

Jangan Meremehkannya : Jenis-jenis Rumput Laut yang Ada di Indonesia dan sering dikonsumsi

Rumput laut adalah salah satu hasil SDA dari kelautan baik di Indonesia maupun negara lainnya. Petani membudidayakannya sudah masuk ke dalam pekerja pesisir dan proses pengembangannya terlihat cukup sulit jika belum berpengalaman. Oleh sebab itu dibutuhkan petani-petani profesional untuk menghasilkan yang terbaik.

Beberapa Jenis Rumput Laut yang Ada di Indonesia dan sering dikonsumsi

Meskipun mempunyai bentuk sama, tetapi pada dasarnya seperti perikanan rumput laut juga memiliki jenis yang sering dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Rasa dan bentuknya cenderung sama hanya teksturnya berbeda sehingga pengolahannya pun dibedakan, berikut ini beberapa jenis-jenisnya beserta contoh mengolahnya.

1. Segarnya Rumput Laut Jelly untuk Campuran Es

Source : kompas.com
Source : kompas.com

Jika Anda pernah melihat es campur dengan rumput laut yang dijadikan salah satu isiannya, itulah contoh dari jenis pertama ini. Pengolahannya tentu saja menjadi bahan minuman-minuman segar dari es rumput laut, es campur, bahkan es buah. Selain itu sesuai dengan namanya digunakan untuk membuat agar-agar serta tepung.

Melansir dari kompas.com, rumput laut jelly banyak dibudidayakan di Indonesia tidak heran jika harga jualnya pun cenderung rendah karena hasilnya pun melimpah. Mempunyai bentuk seperti karang dan terdiri dari beberapa warna, dari coklat, merah serta hijau. Semuanya bisa digunakan untuk pengolahan makanan di atas tersebut.

2. Cocok untuk Masakan Rumput Laut Baron yang Khas

Source : liputan6.com
Source : liputan6.com

Sesuai dengan namanya, masih dikutip dari kompas.com bahwa rumput laut baron sering ditemukan di daerah selatan Gunung Kidul tentunya pada sekitaran Pantai Baron di Yogyakarta. Bentuknya cukup unik karena mirip dengan brokoli sehingga cara pengolahannya pun disamakan ketika sedang memasak sayuran brokoli.

Cita rasanya sama saja seperti pada rumput laut biasanya, hanya saja teksturnya berbeda satu sama lainnya sehingga pengolahannya juga dibedakan. Masyarakat Baron menjadikan jenis satu ini sebagai olahan sup, tumisan hingga keripik. Jangan salah, keripiknya tersebut sudah termasuk menjadi oleh-oleh khas dari sana.

3. Rumput Laut Suun dari Wilayah Bali yang Populer

Source : brisik.id
Source : brisik.id

Tidak heran jika daerah kelautan Indonesia harus dijaga hingga dilakukan pengawasan khusus oleh kru KKP, karena disetiap wilayah pesisirnya selalu menghasilkan Sumber Daya Alam terbaik. Pulau Bali menjadi salah satu wilayahnya yang banyak menghasilkan rumput laut berjenis suun atau biasa disebut sebagai rumput laut bulung.

Rumput laut ini banyak dijual di pasar-pasar Denpasar, Sanur, Kuta, dan wilayah lain sekitaran Bali. Tekstur dan bentuknya mirip seperti jenis jelly, crunchy berwarna coklat yang biasanya diolah menjadi urapan karena teksturnya dan juga ditumis. Gurihnya membuat rasa masakan tersebut menjadi lebih menggiurkan.

4. Rumput Laut Kering atau Nori untuk Beragam Masakan

Source : indozone.news
Source : indozone.news

Jenis keempat ini sering sekali ditemukan pada makanan jepang untuk dijadikan topping hingga pembungkus onigiri yang dijadikan pengganti nasi. Selain itu sushi, ramen atau yakisoba juga menjadi hidangan utama menggunakan rumput laut kering sebagai penambah rasa mantap pada masakannya tersebut.

Rumput laut kering sering dikenal sebagai nori oleh banyak orang, berbentuk lembaran berwarna hijau tua dan hitam. Rasanya gurih karena berbentuk lempengan dan beberapa produk menambahkan penguat rasa agar lebih nendang. Selain dijadikan bahan makanan, nori juga terkadang dimakan sebagai camilan.

5. Wakame atau Rumput Laut Jepang yang Gurih

Source : idntimes.com
Source : idntimes.com

Jika Anda pernah datang ke beberapa restoran khusus makanan Jepang pasti pernah melihat wakame atau jenis rumput laut khas Jepang yang sering dikonsumsi di Indonesia. Disebut juga sebagai mustard laut memiliki tekstur sangat lembut seperti sutra melansir dari kompas.com serta rasanya cenderung sedikit manis.

Rasa manisnya tersebut membuat wakame berbeda dengan rumput laut pada umumnya. Biasanya mustard laut dijadikan campuran untuk membuat sup miso serta condiment tambahan makan ramen. Tidak main-main kandungan darinya adalah omega 3.

6. Unik dan Rasanya Crunchy Umibudo atau Anggur Laut

Source : popmama.com
Source : popmama.com

Melansir dari kompas.com, anggur laut merupakan salah satu varietas rumput laut yang masih bisa dikonsumsi. Sesuai dengan namanya, umibudo mempunyai bentuk seperti anggut bulat berkelompok serta bertangkai warnanya hijau muda. Biasa dijadikan salad, urap atau hanya direbus sajikan bersama kecap asin.

Dengan mengetahui berbagai jenis rumput laut, memberikan informasi bahwa hasil laut tidak hanya sekedar pada jangkauan perikanan saja. Hal tersebut menegaskan benar adanya jika sektor ini selalu diberikan keistimewaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Tidak Kalah Menarik