Situs web kami menggunakan cookie untuk meningkatkan dan mempersonalisasi pengalaman Anda dan untuk menampilkan iklan (jika ada). Situs web kami mungkin juga menyertakan cookie dari pihak ketiga seperti Google Adsense, Google Analytics, Youtube. Dengan menggunakan situs web, Anda menyetujui penggunaan cookie. Kami telah memperbarui Kebijakan Privasi kami. Silakan klik tombol untuk memeriksa Kebijakan Privasi kami.

Usaha Mempertahankan Negara dengan Beberapa Kapal Perang Hebat

Sebagai masyarakat Indonesia tidak banyak yang tahu bahwa pertahanan negara ini sangatlah bagus dan mumpuni. Terbukti dari beberapa kapal perang Indonesia, hebatnya lagi beberapa kapalnya merupakan buatan negeri tercinta ini. Bahkan mereka juga mempunyai kapal selam walaupun sudah menjadi museum.

Beberapa Kapal Perang Hebat Milik Indonesia

Pertahanan untuk negara tidak hanya dilakukan melalui beberapa gerakan tetapi mempersiapkan merupakan usaha dalam mempertahankan negara Indonesia tercinta. Keberadaan kapal perang miliknya menjadi symbol nyata bahwa pertahanan negara ini patut diacungi jempol. Berikut beberapa kapalnya.

1. Gagahnya LPD Kelas Banjarmasin

Source : airspace-review.com

Salah satu jenis KRI (Kapal Perang Republik Indonesia) yang dibuat sendiri oleh PT. PAL Indonesia. Berjenis LPD (Landing Platform Dock) sehingga sebelumnya Indonesia selalu memesannya ke negara Korea Selatan. Setelahnya tahun 2009, PT. PAL Indonesia menyatakan sanggup membuat kapal serupa.

Tidak hanya itu bahkan mereka juga menciptakan kapal-kapal LPD lebih kuat dengan persenjataan lengkap dibandingkan dengan kapal LPD sejenis yang sebelumnya dimiliki Indonesia. Terbukti hingga saat ini kapal perang jenis LPD dengan gagahnya bersandar di Banjarmasin buatan anak negeri.

2. Ketangguhan Fregat Kelas Ahmad Yani

Source : hobbymiliter.com

Kapal Fregat Ahmad Yani mempunyai berat mencapai 2.200 ton dan panjang 125 meter sehingga sangat cocok bahwa kapal tersebut memang mendapat sebutan tangguh. Pada awalnya Fregat Ahmad Yani dibeli dari Angkatan Laut Belanda pada tahun 1980-an yang sebelumnya memiliki nama Fregat Kelas van Speijk.

Dilansir dari boombastis.com, Belanda membuat kapal ini sebanyak 6 buah dan dijual kepada Indonesia untuk memperkuat kawasan lautnya. Persenjataannya pun dilengkapi 8 buah Harpoon block 1s SSM, 1 OTO Melara 76 mm gun, 6 Mk 32 anti-submarine torpedo tube dan 1 westland Lynx ASW Helicopter.

3. Mempertahankan Negara dengan Kapal Cepat Rudal (KCR) Clurit

Source : hobbymiliter.com

Lagi-lagi Indonesia membuat masyarakatnya bangga karena kapal perang untuk pertahanan negara ketiga adalah Kapal Cepat Rudal (KCR) Clurit yang seluruhnya dibuat oleh PT. Palindo berlokasi di Batam. Dari namanya sudah terlihat bahwa kapal ini dikembangkan dengan pemukul bergerak sangat cepat.

Dilansir dari boombastis.com, KCR Clurit bermanuver hingga 30 knot, sangat hebat untuk kapal yang dibuat langsung oleh anak-anak negeri sendiri.  Satu kapal mampu menampung 35 personel dan 13 pasukan khusus, dengan persenjataanya rudal C-702 SSM dan mesin penembak jenis AK-630 kaliber 30 mm.

4. Shield of Indonesia Kapal Cepat Rudal (KCR) Sampari

Source : id.wikipedia.org

Satu lagi jenis KCR sebagai kapal perang guna melindungi pertahanan negara yaitu KCR Sampari. Walaupun berjenis sama tetapi berbeda dengan sebelumnya, dengan kegunaan sama yaitu sebagai kapal pemukul dan Sampari dibuat oleh PT.PAL yang berada di Surabaya.

Berbeda dengan sebelumnya, KCR Sampari hanya bisa bermanuver hingga 28 knot tetapi kapal perang tersebut mampu menghancurkan musuh hanya sekali tembakan. Indonesia baru memiliki 3 buah, tahun 2024 KCR Sampari akan bertambah menjadi 35 buah.

5. Lincahnya Kapal Korvet Kelas Parchim

Source : es.pinterest.com

Kapal Korvet Kelas Parchim merupakan kapal pemukul buatan Jerman pada tahun 1970-an. Masih dilansir dari boombastis.com, setelah perang dunia berakhir dan kedua Jerman bersatu, mereka menjual semua kapal pemukulnya ke berbagai negara termasuk Indonesia pada tahun 1993.

Korvet Kelas Parchim ini terkenal sangat lincah dan memiliki daya serang yang fantastis. Dengan persenjataan rudal 4 peluncur SA-N-5, senapan kaliber 7.62 mm ganda serta satu senapan gatling 30-mm. Sebagai pelengkap lagi torpedo 2×16-inch (400 mm). Saat ini kapal tersebut aktif memiliki 3 nama.

6. Submarine Pasopati Menjadi Sejarah tetapi Bernilai

Source : daerahkita.com

KRI Pasopati memang sudah tidak aktif beroperasi karena telah dijadikan sebuah museum bertempat di Surabaya, tetapi memiliki nilai sejarah yang patut diapresiasi. Pasopati Submarine 410 menjadi saksi bisu dalam penyelamatan Irian Barat dari jeratan penjajahan Belanda di Laut Aru.

Ketidak Aktifannya sekarang bukan berarti sudah bukan masuk dalam KRI justru perannya sangat berjasa untuk pertahanan negara jaman dahulu. Apresiasinya diperlihatkan dalam film pendek di museum tersebut, sehingga pengunjung tahu bagaimana cerita perjuangannya.

Pertahanan negara Indonesia memang tidak diketahui oleh semua masyarakat Indonesia, bahkan memiliki banyak kapal perang merupakan informasi baru bagi sebagian orang. Menjabarkan beberapa kapal perang hebat Indonesia semoga bisa lebih menumbuhkan rasa cinta kepada Tanah Air.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Tidak Kalah Menarik