Situs web kami menggunakan cookie untuk meningkatkan dan mempersonalisasi pengalaman Anda dan untuk menampilkan iklan (jika ada). Situs web kami mungkin juga menyertakan cookie dari pihak ketiga seperti Google Adsense, Google Analytics, Youtube. Dengan menggunakan situs web, Anda menyetujui penggunaan cookie. Kami telah memperbarui Kebijakan Privasi kami. Silakan klik tombol untuk memeriksa Kebijakan Privasi kami.

Bagaimana Indonesia Membangun Kekuatan untuk Menjadikan Pertahanan Maritim lebih Sempurna?

Daerah kelautan Indonesia saat ini memang sedang sangat diperhatikan oleh pemerintah bahkan Presiden RI yaitu Joko Widodo. Hal ini terbukti sejak tahun 2014 ketika pemerintahan di bawah beliau berjalan, memfokuskan Indonesia menjadi pusat maritim dunia. Visi tersebut diwujudkan dengan bermacam-macam program dan usaha.

Cara Negara Indonesia yang Menggunakan Lima Pilar untuk Membangun Kekuatan Maritimnya

Menjadikan Indonesia sebagai poros atau pusat maritim dunia tidaklah sulit, mengingat negara ini mempunyai 17.504 pulau dan garis pantai membentang hingga 108.000 km. Salah satu upaya mewujudkan visi di atas adalah dengan memfokuskan upaya di sektor kelautan dan perikanan.

Kedua sektor tersebut dijadikan sebagai prioritas, terbukti dengan sampai saat ini pemerintah selalu mengutamakan berbagai hal disana. Nah melihat hal tersebut tentunya Indonesia perlu membangun kekuatan maritim dan mengutip dari mongabay.co.id hal itu mencangkup lima pilar sekaligus untuk mewujudkan visi, berikut sedikit penjelasannya.

1. Mengupayakan dalam Membangun Integritas dan Memperluas Wilayah Yurisdiksi

Source : mongabay.co.id
Source : mongabay.co.id

Salah satu cara menciptakan kekuatan di sektor maritim adalah pembangunan integritas, yaitu bagaimana pemerintah berusaha dalam proses memperbaiki tata konsep terkait. Semua tentang sarana, metode dan prinsip pada wilayah kelautan harus berjalan selaras sehingga kekuatan dan perwujudan visi akan mudah dilakukan.

Lalu memperluas wilayah yurisdiksi, dengan melakukan kerjasama wilayah maritim negara tetangga yang mempunyai SDA terbaik. Bukan bertujuan untuk menguasai tetapi menerapkan metode saling menguntungkan, sehingga ketika terjadi kekurangan hasil-hasil laut bisa di supply dari negara lain begitupun sebaliknya.

2. Selalu Menjaga dengan Baik Pertahanan dan Keamanan di Sektor Terkait

Source : student-activity.binus.ac.id
Source : student-activity.binus.ac.id

Jika ingin membangun sebuah kekuatan di daerah maritim atau kelautan Indonesia, pemerintah, masyarakat sekitar dan pekerja pesisir harus bersama-sama menjaga pertahanan dan keamanan. Kerjasama yang mereka bangun merupakan salah satu upaya dalam mewujudkan kekuatan dan visi negara Indonesia.

Pertahanan dan keamanan wilayah laut merupakan kunci sehingga harus diperhatikan serta dijaga secara benar, sehingga kekuatan dan visi sama-sama berjalan memproses terwujud semuanya. Lemahnya kedua hal tersebut bisa menjadi boomerang negara dalam menjalankan upaya mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim.

3. Menjamin Keselamatan di segala Bidang Terkait Sektor Kelautan

Source : ruangrakyat.com
Source : ruangrakyat.com

Melihat dari penjelasan di atas tentunya sudah terbukti bahwa pada dasarnya lingkup wilayah maritim Indonesia sangatlah luas. Pilar ketiga adalah menjamin keselamatan di segala bidang terkait sektornya bisa mewujudkan visi serta menciptakan kekuatan, terutama untuk Sumber Daya Manusia.

SDM dibidang tersebut tentunya pekerja pesisir yang membantu dalam proses menghasilkan kekayaan hasil laut, seperti perikanan, garam, rumput laut, dan lainnya. Tidak hanya itu saja, sudah sewajarnya semua keselamatan di sektor kelautan terjamin mengingat wilayahnya masuk ke danger line.

4. Pengelolaan Sumber Daya yang Terlaksana secara Bertanggung Jawab

Source : viapulsa.com
Source : viapulsa.com

Poin ini termasuk salah satunya adalah dengan menjamin SDM yang sudah dijelaskan di atas. Pengelolaan sumber daya secara bertanggung jawab tentunya sangat berpengaruh pada proses penetapan upaya dan program untuk mewujudkan visi dan menciptakan kekuatan maritim.

Hal tersebut karena baik Sumber Daya Alam dan Manusia, keduanya sama-sama berjalan bersama sebagai tolok ukur perekonomian Indonesia di sektor kelautan atau maritim. Oleh sebab itu pengelolaan yang sangat bertanggung jawab sangat dibutuhkan sehingga prosesnya bisa berjalan lancar dengan hasil memuaskan serta membanggakan.

5. Mengutamakan Kepentingan Nasional diatas Internasional

Source : cnnindonesia.com
Source : cnnindonesia.com

Mengutamakan kepentingan nasional salah satunya adalah dengan lebih memperhatikan pemenuhan kebutuhan hasil laut untuk masyarakat lokal daripada ekspor. Hal ini sudah disampaikan oleh pemerintahan bahwa semua sektor di wilayah kelautan Indonesia akan lebih memprioritaskan pendapatan nasional lalu internasional melalui ekspor.

Dalam arti, ketika musim panen hasil Sumber Daya Kelautan Indonesia sedang berada di tingkat terendah, tentunya pemerintah terkait harus lebih mengutamakan pemenuhan di pasar lokal dahulu. Poin ini bisa dijadikan sebagai pilar untuk mewujudkan visi Indonesia menjadi poros maritim dan membangun kekuatan maritim karena menjaga sumber utama sektor terkait.

Dapat disimpulkan bahwa, dengan adanya visi Indonesia harus menjadi negara yang dijadikan sebagai poros maritim, secara tidak sengaja juga membantu dalam membangun kekuatan di sektor sama. Keduanya berjalan bersama untuk menjadikan Indonesia sebagai andalan negara-negara lain memenuhi kebutuhan sektor maritimnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Tidak Kalah Menarik