Situs web kami menggunakan cookie untuk meningkatkan dan mempersonalisasi pengalaman Anda dan untuk menampilkan iklan (jika ada). Situs web kami mungkin juga menyertakan cookie dari pihak ketiga seperti Google Adsense, Google Analytics, Youtube. Dengan menggunakan situs web, Anda menyetujui penggunaan cookie. Kami telah memperbarui Kebijakan Privasi kami. Silakan klik tombol untuk memeriksa Kebijakan Privasi kami.

Terancam Punah! Begini Cara untuk Merawat Terumbu Karang Supaya Tetap Lestari

Meski terlihat layaknya batuan, namun tahukah Anda bahwa karang termauk makhluk hidup yang bisa dikembang bikkan dengan cara khusus. Akibat ulah tangan jahil manusia akhirnya lambat laun populasinya semakin menurun secara sIgnifikan, bahkan membuat beberapa jenis menjadi semakin langka.

Cara untuk Merawat Terumbu Karang Supaya Tetap Lestari

Indonesia menjadi salah satu negara yang masuk ke dalam daftar yang memiliki karang bagus dan terdiri dari berbagai macam. Dalam klasifikasi makhluk hidup, terumbu karang masuk ke dalam hewan invertebrata yang hidup menempel di dasar lautan. Agar tetap lestari, berikut cara perawatannya:

1. Mencegah Terjadinya Erosi

source: klimg.com

Erosi sendiri merupakan proses pengikisan lapisan tanah. Beberapa waktu terakhir prosesnya semakin tinggi karena ulah manusia tidak bertanggung jawab yakni dengan menggunduli hutan. Tindakan ini berakibat membuat daya serap tanah terhadap air hujan menjadi berkurang secara signifikan.

Hal ini dikarenakan akar pohon yang seharusnya bertugas sebagai penyerap air sudah habis. Pada akhirnya berbagai dampak buruk menghampiri masyarakat secara luas misalnya terjadi banjir, kekeringan, dan tanah longsor. Bahkan korbannya sudah banyak berjatuhan baik anak-anak maupun dewasa.

2. Menjaga Kebersihan Laut

source: piki-rakyat.comran

Masalah terbesar yang dihadapi kelautan Indonesia adalah banyaknya sampah plastik sehingga mengakibatkan berbagai dampak negatif. Salah satunya adalah, sering ditemukan dalam mulut ikan terdapat plastik. Tentunya hal ini dapat membuat saluran pencernaan menjadi tidak stabil.

Anda bisa berkontribusi dalam menjaga kelangsungan kehidupan laut dengan cara membuang sampah pada tempatnya meskipun hanya satu bungkus permen ataupun sedotan. Apabila bepergian maka gunakan produk ramah lingkungan seperti botol minum isi ulang beserta kotak makannya.

3. Tidak Mengambil Karang

source: akamaized.net

Tidak jarang para penyelam mengambil karang dengan tujuan untuk menghias aquarium atau tempat lainnya dalam jumlah besar. Penting Anda ketahui bahwa meskipun karang adalah makhluk hidup dan bisa berkembang biak namun ada beberapa fakktor pembatas tumbuh kembangany.

Jika terus menerus diambil tanpa adanya penanaman kembali, tentunya lama-kelamaan akan habis. Ikan dan makhluk hidup yang bergantung dengan karang sebagai tempat tinggal, menjadi kehilangan rumahnya untuk berlindung. Akibatnya para predator memburunya dan rantai makan menjadi terputus.

4. Menangkap Ikan Tanpa Merusak Karang

sourc;e: totabuan.co

Meski sudah terdapat peringatan mengenai penggunaan bom untuk menangkap ikan dapat menyebabkan kerusakan habitat makhluk hidup di bawah air, namun masih banyak yang melanggar. Perlu Anda ketahui bahwa penerapan TNT sendiri memiliki ledakan cukup kuat.

Hal ini membuat bukan hanya ikan besar saja yang tertangkap melainkan makhluk hidup lainnya juga berpotensi mati. Apabila terus dilakukan dalam jumlah besar maka bukan tidak mungkin kehidupan lautan bisa musnah karena karang tempat bernaung telah hancur.

5. Mengenalkan Karang ke Anak Sejak Dini

source: klimg.com

Edukasi sejak dini sangat perlu agar ketika dewasa nantinya anak sudah dapat mengetahui mana tindakan yang merugikan alam lautan dan sebaliknya. Agar mudah dimengerti cobalah mempertontonkan sebuah video maupun membelikan buku bergambar bertemakan kehidupan bawah air.

Dengan demikian motoriknya menjadi semakin terasah dan diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan terhadap alam. Dengan demikian kehidupan lautan bisa tetap bertahan sampai generasi berikutnya. sebenarnya tugas wilayah perairan sendiri cukup vital karena bisa menyerap gas CO2 dari lingkungan.

6. Sosialisasi dan Fungsi Terumbu karang

source: jatimprov.go.id

Adanya berbagai pelanggaran yang dilakukan oleh masyarakat disebabkan karena beberapa faktor, salah satunya kurangnya pengetahuan mengenai hal terkait. Oleh karenanya perlu adanya sosialisasi secara besar-besaran terutama pada khalayak di sekitar pantai atau orang berpengaruh.

Sosialisasi seperti ini sebaiknya tidak hanya dilakukan sekali saja untuk menumbuhkan kepedulian. Sebab terkadang masih ada para pelanggar, untuk itu tidak ada salahnya jika melengkapinya dengan pengawasan oleh pihak berwajib. Agar sekian maksimal maka sebaiknya menerapkan hukuman atau sanksi tegas.

Demikian penjelasan mengenai cara merawat karang agar tetap lestari. Dewasa ini kehidupan bawah air semakin mengkhawatirkan karena sudah ada banyak kerusakan di mana-mana.masalah utamanya adalah terkait sampah dan pemanasan global karena mempengaruhi suhu laut.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Tidak Kalah Menarik