Situs web kami menggunakan cookie untuk meningkatkan dan mempersonalisasi pengalaman Anda dan untuk menampilkan iklan (jika ada). Situs web kami mungkin juga menyertakan cookie dari pihak ketiga seperti Google Adsense, Google Analytics, Youtube. Dengan menggunakan situs web, Anda menyetujui penggunaan cookie. Kami telah memperbarui Kebijakan Privasi kami. Silakan klik tombol untuk memeriksa Kebijakan Privasi kami.

Pengamat Perikanan di Lautan : Pekerjaan yang Berbahaya hingga Kasus Misteri Kematian Keith Davis

Pada dasarnya lautan adalah tempat yang menyimpan banyak misteri dengan minim pengawasan. Hadirnya pengamat perikanan di lautan menjadi sebuah solusi untuk tetap bisa menjadi mata dan telinga mengawasi berbagai kegiatan ilegal di tengah laut lepas mengingat akan sangat sulit terjangkau oleh pihak berwajib daratan. Termasuk salah satunya kasus misteri hilangnya Keith Davis.

Membahas Kasus Misteri Hilang dan Kematian Keith Davis Pengamat Perikanan

Jika melihat dari cerita yang ditulis melansir dari news.detik.com, Keith Davis sendiri bekerja sebagai pengamat perikanan tuna komersial tersembunyi. Kasus sudah terjadi sejak 2015 tetapi sampai sekarang tidak pernah ditemukan jasadnya. Banyak kecurigaan karena Davis sangat handal dalam pekerjaan, banyak teori salah satunya dia bukan menghilang dan tiba-tiba meninggal tetapi dibunuh. Mari membahasnya bersama melalui beberapa poin.

1. Hilangnya Keith Davis saat sedang Melakukan Pekerjaannya

Source : bbc.com
Source : bbc.com

Seperti sudah dijelaskan sebelumnya bahwa Davis bekerja untuk mengungkap dunia penangkapan ikan tuna komersial yang tersembunyi saat itu. Melihat bagaimana lautan memang menjadi tempat minim pengawasan otomatis tidak heran jika kejahatan dilakukan pada Davis masih menjadi misteri sampai sekarang.

Melansir dari news.detik.com, menurut beberapa rekan kerjanya Davis merupakan orang yang menyukai tantangan dan mempunyai keinginan melindungi lautan, para nelayan dan industri mereka. Namun pada tahun 2015 ternyata menjadi saat terakhirnya melakukan pekerjaannya ketika mengikuti pelayaran rutin kapan Victoria 168.

2. Awal Mula Keith Davis Hilang dan Tidak Ditemukan sampai Sekarang

Source : msn.com
Source : msn.com

Melansir dari news.detik.com, pada 2015 saat Davis mengikuti pelayaran rutin bersama kapan Victoria 168 yang menjadi bagian dari armada tuna milik konglomerat Taiwan. Sayangnya Davis saat itu berusia 41 tahun menghilang ratusan mil di lepas pantai Ekuador. Para awak kru sudah berusaha semaksimal mungkin mencari kapan tetapi tak menemukan tanda-tanda Davis.

Lantas berita itu sampai ke telinga teman-teman, kolega dan rekannya di daratan, benar saja banyak dari mereka menaruh curiga alih-alih mempercayai Davis memang hilang. Hal tersebut berdasarkan melalui pengalaman, kemampuan serta profesionalismenya Davis sehingga tida mungkin dirinya hilang begitu saja tanpa alasan khusus.

3. Banyak Pengamat Perikanan di Lautan Lepas yang Hilang dan Menjadi Misteri

Source : bbc.com
Source : bbc.com

Di luar Indonesia, negara-negara lain pengamat perikanan adalah mata pencaharian lain di wilayah pesisir. Pekerjaan tersebut sudah terkenal di kalangan pesisir memang mempunyai resiko sangat tinggi terutama berurusan dengan nyawa seseorang. Hal tersebut karena di tengah lautan adalah tempat bebas dari pengawasan anggota berwajib.

Oleh sebab itulah juga mengapa pekerjaan tersebut diadakan oleh pemerintah disana, guna mengawasi proses pengambilan ikan khususnya tuna apakah ada kecurangan atau sebagainya. Dari situlah kemungkinan besar banyak pihak tidak nyaman atau bahkan dendam terhadap setiap pekerja termasuk salah satunya adalah Keith Davis.

4. Peristiwa Misteri yang Menimpa Keith Davis di Liput Podcast BBC Lost at Sea

Source : bbc.com
Source : bbc.com

Melansir dari news.detik.com, kabar tentang kepergian Keith Davis memang masuk kedalam program podcast BBC Lost at Sea. Sesuai judulnya, tidak heran jika acara tersebut mengangkat cerita yang sampai saat ini masih misterius karena jasad Davis masih belum ditemukan. Banyak dugaan terkait narkoba hingga ‘perdagangan manusia”.

Bisa juga pembunuhan, hal tersebut memang kejahatan yang sering terjadi di tengah laut karena minim pengawasan. Davis sendiri adalah seorang ahli biologi kelautan bekerja sambilan menjadi pengamat bidang perikanan. Profesi itu memang kurang dikenal sehingga jika ada korban pun kurang dipublish.

5. Terdapat Banyak Telinga dan Mata di Lautan

Source : travel.okezone.com
Source : travel.okezone.com

Masih melansir dari news.detik.com, profesi sebagai pengamat perikanan di lautan seperti yang dilakukan oleh Keith Davis memang terbilang kurang dikenal tetapi menawarkan petualangan hebat. Di balik itu semua resikonya juga besar, namun diperkirakan ada 2.500 pengamat menjadi mata juga telinga di lautan.

6. Tugas Berat hingga Mengorbankan Nyawa menjadi Resiko

Source : idntimes.com
Source : idntimes.com

Resiko menjadi pengamat sangat besar. Mereka hidup di kapal penangkap ikan selama berbulan-bulan, menjelajahi ratusan mil di lepas pantai guna melindungi perairan dari penangkapan perikanan berlebih. Selain itu mereka juga mengumpulkan observasi ilmiah untuk membantu dalam mengamati kesehatan lautan sekaligus kehidupan makhluk laut.

Melihat tugas berat dan resiko yang ada, kematian Keith Davis sendiri bisa disimpulkan masih menjadi misteri selama belum ditemukan jasadnya. Satu dua temannya menyimpulkan kemungkinan juga ada kru kapal tidak ingin Davis membongkar rahasia sehingga membunuhnya. Namun semua hanya perkiraan saja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Tidak Kalah Menarik