Situs web kami menggunakan cookie untuk meningkatkan dan mempersonalisasi pengalaman Anda dan untuk menampilkan iklan (jika ada). Situs web kami mungkin juga menyertakan cookie dari pihak ketiga seperti Google Adsense, Google Analytics, Youtube. Dengan menggunakan situs web, Anda menyetujui penggunaan cookie. Kami telah memperbarui Kebijakan Privasi kami. Silakan klik tombol untuk memeriksa Kebijakan Privasi kami.

Pelepasan Lumba-lumba : Drama Extraordinary Attorney Woo Ikut Berjasa di Dalamnya

Beberapa waktu lalu dunia K-Drama sedang dihebohkan dengan Extraordinary Attorney Woo, dimana ceritanya bisa memberikan banyak dampak baik penonton bahkan keberlangsungan hidup lumba-lumba. Pemeran utamanya Young Woo adalah pecinta biota laut paus dan lumba-lumba sehingga banyak adegan didalamnya membahas terkait kedua hewan lautan tersebut dan membuat banyak pihak tersentuh.

Beberapa Poin Tentang Pelepasan Lumba-lumba dan Drama Extraordinary Attorney Woo

Lumba-lumba memang merupakan salah satu hewan laut yang mempunyai wajah menggemaskan, sehingga tidak heran banyak penggemarnya. Melalui drama Extraordinary Attorney Woo, pemeran utamanya diceritakan juga sebagai penggemar paus juga lumba. Hal tersebut membuat drama tersebut banyak memberikan cerita tentang lumba-lumba bahkan bagaimana Youngwoo melakukan protes di depan pertunjukan lumba. Berikut poin lainya.

1. Kisah Seorang Wanita yang Sangat Menyukai Paus dan Lumba-Lumba

Source : pikiran-rakyat.com
Source : pikiran-rakyat.com

Woo Young Woo di dalam drama Extraordinary Attorney Woo, adalah seorang wanita dengan keterbatasan sebagai penyandang disabilitas, autism. Hal tersebut bukan menjadi halangan karena dirinya justru menjadi pengacara terbaik di Hanbada dengan latar belakang penggemar beat paus dan lumba-lumba bisa dibilang terobsesi.

Bahkan segala informasi tentang kedua biota laut tersebut Young Woo hafal di luar kepala, termasuk bagaimana keadaan lumba-lumba yang di eksploitasi menjadi bahan pertunjungan di beberapa negara. Selain itu ada banyak penangkapan illegal juga, oleh sebab itu drama tersebut cukup banyak menceritakan tentang kehidupan paus dan lumba-lumba.

2. Banyak Adegan yang Berisikan Kritik tentang Paus dan Lumba-Lumba

Source : wowkeren.com
Source : wowkeren.com

Seperti sudah dijelaskan pada poin sebelumnya, bahwa drama Extraordinary Attorney Woo menceritakan tentang seorang wanita yang sangat menyukai paus dan lumba-lumba. Oleh sebab itulah banyak sekali adegan dimana Young Woo menyuarakan isi hatinya terkait eksploitasi kedua biota lautan tersebut yang dianggap menyiksa.

Dalam salah satu dialognya, dia berkata bahwa bagi seekor paus akuarium adalah penjara. Dimana sebelumnya Jun-ho sempat terkena amarah karena menyarankan Young Woo melihat paus di akuarium. Selain itu, masih dalam satu dialog yang sa Young Woo juga menjelaskan bahwa lumba-lumba hanya bertahan 4 tahun di akuarium sedangkan di lautan bebas mencapai 40 tahun.

3. Berkat Drama Extraordinary Attorney Woo Publik Korea Melepas Lumba-Lumba

Source : cnnindonesia.com
Source : cnnindonesia.com

Melalui banyaknya adegan kritikan tentang lumba-lumba dan paus dalam drama Extraordinary Attorney Woo, meningkatkan kepedulian banyak orang terutama masyarakat Korea. Hasilnya mereka pun meminta pemerintah melepaskan lumba-lumba serta paus dalam akuarium agar bisa bebas berenang di lautan lepas karena itulah habitatnya.

Melansir dari theasianparents.com, gerakan dan apa yang disampaikan melalui drama Extraordinary Attorney Woo tentang lumba-lumba dan paus tersebut didukung dengan adanya fakta menyedihkan. Dimana ada 37 lumba-lumba mati setelah tinggal di akuarium. Selain itu baru-baru ini Indonesia juga sudah melepaskan 3 lumba menderita stress.

4. Menteri Kelautan dan Perikanan Korea sudah Melepas 21 Lumba-Lumba

Source : theasianparent.com
Source : theasianparent.com

Berkat drama Extraordinary Attorney Woo yang menggerakkan hati masyarakat untuk membebaskan paus dan lumba-lumba. Pada akhirnya melansir dari theasianparents.com tanggal 12 Agustus 2022, pemerintah melalui Menteri Kelautan dan Perikanan Korea Cho Seung Hwa membebaskan lumba-lumba yang ada di akuarium.

Setelah sejak dibesarkan dalam akuarium cukup lama pada akhirnya lumba-lumba tersebut bisa bebas berenang di lautan lepas. Hal tersebut dilakukan secara bertahap, mengingat lumba yang biasa tinggal di akuarium harus berlatih mengembalikan nalurinya ketika berada di lautan lepas. Dari mencari makanan sendiri hingga berkembangbiak.

5. Bibongi Lumba-lumba jenis Hidung Botol Terakhir juga Dilepaskan

Source : aceh.tribunnews.com
Source : aceh.tribunnews.com

Salah satu jenis lumba-lumba yang dilepaskan adalah hidung botol bernama Bibongi, dimana menjadi terakhir tersisa di akuarium domestik Korea Selatan. Seperti sudah disebutkan di poin sebelumnya bahwa untuk melepaskannya dilakukan secara bertahap, karena penyesuaian dari akuarium ke lautan lepas menjadi hal sulit untuknya.

Dalam shelter laut, lumba-lumba tersebut akan mendapatkan pelatihan untuk bertahan hidup di lautan lepas. Dari mencari ikan hidup hingga mengenal jenis lumba lainnya di lautan, nantinya Bibongi dan lumba lainnya akan diberi pelacak dan diteliti selama satu tahun sampai sesudahnya benar-benar bebas.

6. Bukan Pelepasan Lumba Pertama kali di Korea

Source : beritaterbaru.news
Source : beritaterbaru.news

Masih melansir dari theasianparent.com, pelepasan lumba yang dilakukan pada bulan Agustus 2022 tersebut bukan pertama kali. Di tahun 2005 dan 2013 kegiatan tersebut sudah dilakukan, selain itu di Indonesia juga baru-baru ini melepaskan lumba-lumba setelah proses rehabilitasi.

Bagaimana teman-teman bahari? Sudah saatnya melakukan Gerakan serupa agar biota laut berenang bebas di lautan habitat aslinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Tidak Kalah Menarik