Situs web kami menggunakan cookie untuk meningkatkan dan mempersonalisasi pengalaman Anda dan untuk menampilkan iklan (jika ada). Situs web kami mungkin juga menyertakan cookie dari pihak ketiga seperti Google Adsense, Google Analytics, Youtube. Dengan menggunakan situs web, Anda menyetujui penggunaan cookie. Kami telah memperbarui Kebijakan Privasi kami. Silakan klik tombol untuk memeriksa Kebijakan Privasi kami.

KKP akan Memperluas Akses Ekspor pada Perikanan Skala Kecil, Apa Saja Rencana Programnya?

Melansir dari mediaindonesia.com, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sedang dalam tahap perencanaan memperluas akses ekspor bagi perikanan skala kecil. Hal tersebut tentunya menjadi kabar baik bagi beberapa pelakunya dan membuktikan pemerintah sudah mulai bergerak mengembangkan setiap faktor terkait potensi kelautan.

Rencana Program Memperluas Akses Ekspor Perikanan Skala Kecil oleh KKP

Tidak banyak yang dilakukan, namun hal tersebut justru menjadi hal positif dimana pemerintah menginginkan gerakan cepat, tak banyak perencanaan tanpa tindakan. Salah satu rencananya melansir dari mediaindonesia.com adalah upaya penguatan sistem sertifikasi, dimana menjadi syarat utama melakukan ekspor. Berikut beberapa rencana program dari KKP untuk perikanan skala kecil.

1. Upaya Memperkuat Sistem Sertifikasi melalui Beberapa Program

Source : infopublik.id
Source : infopublik.id

Melansir dari mediaindonesia.com, Direktur Pengelolaan Sumber Daya Ikan Ditjen Perikanan Tangkap Ridwan Mulyana dalam side event konferensi internasional United Nation Oceans Conference (UNOC) 2022 di Lisbon, Portugal mengatakan upaya itu dilakukan melalui beberapa program. Berikut programnya.

  • Sertifikasi Hasil Tangkap Ikan (SHTI)
  • Catch Document Scheme (CDS)
  • Marine Stewardship Council (MSC)
  • Sistem Ketelusuran dan Logistik Ikan Nasional (Stelina)

Dengan menjalankan program diatas, Ridwan menambahkan bahwa hal tersebut penting guna memastikan bahwa kegiatan perikanan termasuk perikanan skala kecil dilakukan secara bertanggung jawab. Dimana sertifikasi membuktikan bahwa kegiatan tersebut benar-benar legal serta menguntungkan banyak pihak.

2. Menerapkan Kebijakan Penangkapan Ikan Terukur

Source : liputan6.com
Source : liputan6.com

Dewasa ini Indonesia memang sedang menghadapi permasalahan di sektor perikanan, overfishing. Hal tersebutlah yang membuat pemerintahan KKP menerapkan kebijakan penangkapan ikan termasuk pada perikanan skala kecil dan juga masuk kedalam rencana program memperluas akses ekspornya.

Sedangkan overfishing sendiri adalah kegiatan penangkapan ikan yang berlebihan sehingga menyebabkan banyak dampak bagi nelayan. Oleh sebab itu pemerintahan KKP memasukkan penerapan kebijakan penangkapan ikan secara terukur, sehingga ada batasan penangkapannya setiap penerapan waktu tertentu.

3. Penyederhanaan pada Proses Bisnis Perikanan Berskala Kecil

Source : news.kkp.go.id
Source : news.kkp.go.id

Tidak bisa dipungkiri bahwa dewasa ini proses pengurusah data atau apapun itu jika masih dalam taraf usaha kecil biasanya dipersulit. Namun dengan program untuk memperluas kegiatan ekspor, pemerintahan KKP akan melakukan penyederhanaan pada prosesnya tersebut, termasuk memberi kemudahan.

Tentunya kemudahan dalam pengurusan perizinan, dimana khususnya bagi pengusaha berskala kecil menengah, juga nelayan kecil tidak perlu mempunyai izin hanya cukup terdaftar agar bisa tetap terpantau. Oleh sebab itulah bagi mereka harus segera melakukan pendaftaran resmi.

4. Memastikan Pemberian Akses Utama pada para Pelaku Pengusaha

Source : antaranews.com
Source : antaranews.com

Program selanjutnya tentu saja pemberian akses itu sendiri pada pengusaha terutama skala kecil. Dimana sebelumnya mungkin bisa dibilang pemerintah masih pilih kasih dengan hanya mengutamakan akses ekspor pada pelaku usaha besar yang memang sudah terdaftar. Namun ternyata banyak sekali produk umkm terutama perikanan dianggap memenuhi persyaratan ekspor.

Oleh sebab itulah pemerintahan KKP memperluas pemberian akses ekspor terutama pada perikanan skala kecil sehingga bisa membantu meningkatkan nilai ekspor Indonesia. Direktur Jenderal Perikanan Tangkap, Zaini Hanafi sendiri menuturkan bahwa sudah layaknya pemerintah memberikan akses tersebut. Tujuannya guna meningkatkan lagi pemanfaatan SDA kelautan dan perikanan.

5. Memberikan Pengecualian pada Perikanan Skala Kecil pada Kegiatan Tertentu

Source : mongabay.co.id
Source : mongabay.co.id

Melansir dari mediaindonesia.com, para pelaku usaha perikanan khususnya para nelayan kecil sebenarnya mempunyai manfaat sebagai penopang ketahanan pangan. Selain itu perikanan skala kecil juga menjadi penggerak perekonomian bangsa. Oleh sebab itulah pemerintah tidak akan tinggal diam melihat potensinya tersebut.

Pada akhirnya mereka membuka jalan bagi perikanan skala kecil dengan memberikan pengecualian pada kegiatan tertentu termasuk perizinan ekspor. Hal tersebut tentunya akan lebih memperluas kesempatan para pelakunya dalam memajukan usahanya masuk ke pasar ekspor Indonesia. Tidak heran jika pemerintah KKP mulai memikirkannya.

6. Mengajak Berpartisipasi dalam Program Ekonomi Biru

Source : kumparan.com
Source : kumparan.com

Sebenarnya program terakhir ini hanya bersangkutan pada pelebaran konservasi dan penangkapan ikan terukur. Keduanya memang masuk kedalam strategi ekonomi biru sehingga dengan mengikutinya perikanan skala kecil juga mampu memberikan kerjasamanya sehingga tingkat keberhasilannya cukup tinggi.

Pada dasarnya pemerintah KKP cukup telat dalam memikirkan hal tersebut, karena sudah banyak sekali pengusaha perikanan skala kecil sebenarnya mempunyai keuntungan besar pada pasar ekspor. Namun karena kurang diperhatikan sehingga terlambat dalam memberikan bantuannya pada perekonomian negara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Tidak Kalah Menarik