Situs web kami menggunakan cookie untuk meningkatkan dan mempersonalisasi pengalaman Anda dan untuk menampilkan iklan (jika ada). Situs web kami mungkin juga menyertakan cookie dari pihak ketiga seperti Google Adsense, Google Analytics, Youtube. Dengan menggunakan situs web, Anda menyetujui penggunaan cookie. Kami telah memperbarui Kebijakan Privasi kami. Silakan klik tombol untuk memeriksa Kebijakan Privasi kami.

Mengapa Sirip Hiu diburu Banyak Orang?

Pada tahun 2000 dunia dihebohkan dengan fenomena perburuan sirip ikan hiu yang terkenal akan dijadikan sebagai salah satu bahan sup. Sebenarnya perburuan tersebut sangat illegal bahkan beberapa negara telah melarangnya karena sangat merusak ekosistem laut karena keberadaannya terancam punah.

Informasi Tentang Sirip Hiu yang Dapat Dijadikan Pelajaran

Terkenal sebagai predator di bawah laut tidak seharusnya membuat hiu terus diburu lalu diambil siripnya. Sebagian pemburunya pun melakukan tindakan keji kepada korbannya sehingga terlihat sangat kejam. Berikut beberapa rangkuman terbaiknya dari sumber idntimes.com.

1. Dijadikan Hidangan Sup Sirip Ikan Hiu

Source : lifestyle.okezone.com

Memburu spesies laut untuk apalagi jika ujungnya sebagai salah satu hidangan. Sup sirip ikan hiu ini adalah makanan yang sangat populer, sering disajikan untuk acara-acara penting seperti pernikahan bahkan hanya sebagai jamuan makan. Makanan tradisional tersebut terbilang mewah.

Tidak bisa dipungkiri karena nyatanya harga beli sirip ikan hiu tersebut terbilang sangat tinggi sehingga menjadikannya hidangan mewah dalam jamuan makan. Mengingat bagaimana cara pemburu mengambil siripnya, tertarik mencicipinya saja sepertinya merasa sangat kejam dengan perilaku manusia.

2. Pemburu Membiarkan Hiu Mati Perlahan

Source : kompas.com

Dilansir dari idntimes.com, proses perburuan dari sirip tersebut terbilang sangat kejam karena hiu akan dibiarkan mati perlahan dengan rasa kesakitannya. Pemburu akan mengambil sirip secara paksa lalu membiarkan hiu tersebut jatuh perlahan ke dasar laut tanpa bisa bergerak karena siripnya telah tiada.

That’s really violent, cruel! Ikan hiu tentu saja akan perlahan mati karena tidak bisa bergerak dan parahnya dia pasti menahan rasa kesakitan karena pemaksaan mengambil sirip-siripnya. Kejam sekali, sudah tidak mampu membayangkan nasib semua hiu. Lebih buruknya, tubuhnya dicabik-cabik oleh ikan lain untuk dimakan.

3. Memiliki Nilai Jual sangat Tinggi

Source : pemburuombak.com

Masih dilansir dari idntimes.com, bahwa penjualan sirip ikan hiu itu bisa mencapai angka 400 dollar Amerika per kg, itu harga per kilo gramnya ya guys. Di Amerika Serikat walaupun telah menganggap kegiatan tersebut illegal, pemburu tetap memburunya secara diam-diam dan tentu saja menjualnya.

Di sana hasil perburuannya tersebut akan dijual seharga 10.000 hingga 20.000 dollar US. Harga tersebut setara dengan 141 juta hingga 280 juta, pantas saja mereka manusia serakah terus memburunya hingga keserakahannya terpuaskan. Mengingat bagaimana proses memburunya, sangat tidak adil bagi ikan hiu.

4. Sudah Ada Beberapa Negara Menganggapnya Ilegal

Source : satuharapan.com

Selain Amerika Serikat, pada tahun 2013 setidaknya sudah ada 27 negara yang juga menetapkan peraturan melarang perburuan sirip ikan hiu tersebut. Bahkan di beberapa negara kerap mengadakan parade berkaitan dengan pelestariannya tersebut. Namun sepertinya kurang menggugah hati pelakunya.

Dilansir dari idntimes.com, perburuan ikan hiu di perairan internasional memang tidak pernah diatur sehingga otoritas perikanan internasional akan mendiskusikannya tentang pelarangan perburuan ikan hiu di Samudera Atlantik dan Laut Mediterania. Semoga saja semua segera terealisasi. Safe Sharks!

5. Perburuan Tersebut Membunuh 100 juta Hiu per Tahunnya

Source : idntimes.com

Pada pembahasan di atas sudah sedikit disinggung bahwa perburuan ilegal tersebut sangat berpotensi dalam merusak ekosistem natural dari bawah laut karena merusak rantai makanan dan juga tentunya mengurangi populasi jenis hiu. Dilansir dari idntimes.com, penangkapannya mencapai 100 juta per tahun.

Kejamnya manusia tidak hanya sampai disini saja, keserakahannya terlihat dengan diburunya segala macam jenis hiu di lautan sehingga populasinya sedikit menurun. Bahkan untuk jenis hiu martil, mereka juga memilihnya untuk disiksa dengan mengambil satu-satunya tangan miliknya yaitu sirip, kejamnya!

6. Permintaan Sirip Hiu tertinggi Terjadi pada Tahun 2000

Source : disk.mediaindonesia.com

Popularitas dari spesies hiu pada abad ke-18 dan 19 terlihat meningkat tetapi pada tahun 1985 hingga 2001, permintaan akan sirip ikan hidup pun meningkat dua kali lipat. Hal itu terjadi karena beberapa kelas menengah telah berhasil menduduki tingkat atas lalu membutuhkan pembuktian akan kekayaan.

Dilansir dari idntimes.com, sup sirip ikan hiu sering dijadikan menu utama dalam jamuan makanan, transaksi bisnis, hingga pesta pernikahan. Menurut mereka, menyajikannya digunakan untuk menunjukkan kekayaan, kekuasaan, prestise serta tentunya gengsi.

Jika bukan kita sebagai manusia siapa lagi yang akan menjaga ekosistem mereka? Dengan membunuh lalu berpikir komersial dengan segala upaya kedepannya akan merugikan banyak pihak. Mengapa kalian tidak sekalian mencari sirip ikan hiu Megalodon? Sangat kejam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Tidak Kalah Menarik