Situs web kami menggunakan cookie untuk meningkatkan dan mempersonalisasi pengalaman Anda dan untuk menampilkan iklan (jika ada). Situs web kami mungkin juga menyertakan cookie dari pihak ketiga seperti Google Adsense, Google Analytics, Youtube. Dengan menggunakan situs web, Anda menyetujui penggunaan cookie. Kami telah memperbarui Kebijakan Privasi kami. Silakan klik tombol untuk memeriksa Kebijakan Privasi kami.

Penerapan Ekonomi Biru : Apakah Bisa Mengatasi Terjadinya The Great Pacific Garbage Patch?

Melihat pembahasan tentang The Great Pacific Garbage Patch tentunya menuntut banyak masyarakat untuk lebih bisa sadar dalam mengelola sampah karena akan berakhir di tengah lautan. Hal tersebut pada akhirnya menggambarkan lautan penuh sampah terjadi di tengah samudera pasific. Untuk mengatasinya penerapan strategi ekonomi biru tentu bisa menjadi solusi, mengapa? Berikut uraian penjelasannya.

Beberapa Alasan Strategi Ekonomi Biru bisa Menghindarkan The Great Pacific Garbage Patch

Sudah diumumkan sejak kapan tahu, strategi ekonomi biru tampaknya bisa menjadi salah satu solusi menghindari terjadinya fenomena The Great Pacific Garbage Patch di Indonesia. Meskipun menjadi penyumbang sampah terbanyak nomor 2 namun pemerintahan dan masyarakat sudah sangat berupaya membersihkan di beberapa wilayah dan berikut alasan strategi ekonomi biru bisa menghindarkan terjadinya The Great Pacific Garbage Patch.

1. Salah satu strateginya Mengajak Nelayan Libur Melaut dan Memungut Sampah

Source : jawapos.com
Source : jawapos.com

Beberapa bulan yang lalu Menteri KKP sempat mengumumkan tentang strategi Ekonomi Biru. Salah satunya adalah dimana akan diadakan gerakan mengajak nelayan libur melaut untuk membersihkan sampah-sampah di sekitar pesisir wilayahnya masing-masing. Nantinya sampah tersebut akan ditimbang setiap kilonya dihargai tarif ikan terendahnya.

Hasil sampah tersebut dijadikan sebagai pengganti pendapatannya. Gerakan tersebut tentunya sudah bisa membuktikan bahwa penerapan strategi ekonomi biru bisa menjadi salah satu alasan dapat menghindarkan Indonesia terjadi fenomena seperti The Great Pacific Garbage Patch.

2. Melestarikan Ekosistem Lautan Indonesia adalah Tujuan Ekonomi Biru

Source : eticon.co.id
Source : eticon.co.id

Selain mengajak nelayan dan masyarakat pesisir lainnya, tentu saja dengan adanya strategi ekonomi biru tersebut pemerintah KKP mempunyai tujuan salah satunya melestarikan ekosistem lautan. Hal tersebut berhubungan dengan negara ingin mewujudkan Indonesia sebagai poros negara maritim di dunia.

Oleh sebab itulah penerapan strategi ekonomi biru kemungkinan besar bisa membantu negara ini jauh dari potensi terjadinya fenomena The Great Pacific Garbage Patch. Meskipun hal tersebut ditemukan di Samudera Pasifik, tidak menutup kemungkinan lautan di Indonesia bisa mengalaminya mengingat sampah masih sering dibuang sembarangan.

3. Mengadakan Sosialisasi Kepada Masyarakat tentang Ekonomi biru

Source : digitalbisa.id
Source : digitalbisa.id

Dengan adanya strategi ekonomi biru sebenarnya masyarakat juga diharapkan mengetahuinya sehingga keinginan pemerintah meminta Kerjasama dalam menerapkannya bisa berjalan lancar. Termasuk salah satunya gerakan pada poin pertama, hal seperti itu perlu diadakannya sosialisasi. Oleh sebab itu strategi lainnya mengadakannya.

Dimana nantinya masyarakat sebagai pengguna aktif wilayah pesisir bisa secara aktif juga membantu pemerintah dalam mewujudkan ekonomi biru terbaik. Hal tersebut membuktikan bahwa alasan selanjutnya strateginya dapat mencegah terjadinya The Great Pacific Garbage Patch.

4. Memperluas Jangkauan Pengawasan ke Setiap Wilayah Pesisir Indonesia

Source : infopublik.id
Source : infopublik.id

Saat ini pemerintah KKP memang mengakui bahwa jangkauan pengawasan ke setiap wilayah pesisir Indonesia masih kurang. Oleh sebab itulah strategi selanjutnya mereka ingin memperluasnya, tentunya tidak hanya dalam hal pelanggaran saja tetapi juga kawasan atau wilayah pesisir yang ternyata terdapat banyak tumpukan sampah.

Biasanya gerakan aksi selanjutnya adalah dimana pemerintah akan bekerjasama dengan Yayasan atau masyarakat setempat untuk membersihkannya. Hal tersebut membuktikan bahwa gerakan strategi ekonomi biru tentunya sangat mampu dan tinggi potensinya menghindari terjadinya fenomena lautan sampah seperti di Samudera Pasifik.

5. Konservasi yang akan Semakin Dikembangkan di semua Titik Pesisir

Source : rri.co.id
Source : rri.co.id

Saat ini Indonesia total mempunyai 7 Taman Laut yang tersebar di beberapa pesisir Indonesia. Didalamnya banyak sekali konservasi, dari mangrove, penyu, hingga terumbu karang sehingga keadaan disana pasti bersih dan terawat. Nah melalui strategi ekonomi biru sepertinya pemerintah ingin semakin mengembangkannya.

Menambahkan banyak titik pesisir sebagai kawasan konservasi terbaik. Hal tersebut membuktikan juga bahwa ekonomi biru bisa menjadi cara terbaik dalam menghindarkan Indonesia dari fenomena The Great Pacific Garbage Patch.

6. Meningkatkan Pengelolaan Aset Laut dan Pesisir

Source : kelaspintar.id
Source : kelaspintar.id

Alasan terakhir adalah dimana strategi ekonomi biru lainnya meningkatkan pengelolaan aset laut dan pesisir. Hal tersebut tentunya termasuk pelestarian ekosistem dengan membersihkan kondisi pesisir dari sampah-sampah menumpuk. Aset lautan Indonesia sendiri sangat banyak sehingga pemerintah ingin berusaha melindungi dan memperbaikinya.

Melihat enam poin alasan diatas, seharusnya sudah cukup bisa memastikan bahwa strategi ekonomi biru sangatlah penting bagi kehidupan laut Indonesia juga dunia. Anggap saja penerapannya sebagai membalas kesalahan Indonesia yang menjadi juara dua penyumbang sampah plastik terbanyak di dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Tidak Kalah Menarik