Situs web kami menggunakan cookie untuk meningkatkan dan mempersonalisasi pengalaman Anda dan untuk menampilkan iklan (jika ada). Situs web kami mungkin juga menyertakan cookie dari pihak ketiga seperti Google Adsense, Google Analytics, Youtube. Dengan menggunakan situs web, Anda menyetujui penggunaan cookie. Kami telah memperbarui Kebijakan Privasi kami. Silakan klik tombol untuk memeriksa Kebijakan Privasi kami.

Anti dengan Transportasi Air, Mengapa? Alasan-alasan Berikut ini Menjadi Kemungkinannya

Transportasi air memang tidak banyak dari masyarakat yang memilihnya bahkan di antara mereka sering merasakan sangat anti atau melarang dirinya sendiri untuk menaikinya. Jarang ada yang menyelidiki mengapa mereka merasakannya karena semua ketidakinginan pasti mempunyai alasan terkuatnya.

Beberapa Alasan Seseorang Tidak Mau Mencoba Transportasi Air

Sebenarnya transportasi air khususnya di laut tidak hanya kapal namun ada beberapa jenis lainnya. Bagi kalian yang anti menaikinya mungkin mempunyai banyak alasan konkrit karena sebenarnya kapal dan teman-temannya sangat seru untuk dicoba. Berikut kemungkinan alasan-alasan dari mereka semua.

1. Trauma dengan Beberapa Peristiwa

Source : tabloidbintang.com

Tidak sedikit peristiwa di lautan lepas yang menarik banyak perhatian publik, bahkan diantaranya sampai takut jika harus menaiki transportasi air. Hal tersebut juga menjadi salah satu alasan mengapa ada segelintir orang anti bahkan tidak akan pernah mau menaiki transportasi air jenis apapun.

Bahkan menurut cerita sejarah Titanic, salah satu penumpangnya adalah seseorang yang sudah lama trauma dengan transportasi kapal sehingga membuatnya tidak melakukan perjalanan dalam waktu lama. Naasnya, pertama kali dia mencoba adalah menaiki kapal Titanic dan terjadilah peristiwa itu.

2. Mengalami Ketakutan atau Paranoid terhadap Kapal

Source : kompasiana.com

Setiap orang pasti memiliki ketakutan dalam dirinya sendiri, salah satunya terhadap kapal yang merupakan salah satu transportasi air. Biasanya ketakutan atau sering disebut sebagai paranoid, terjadi disebabkan oleh traumatis akan sebuah kejadian yang pernah dialami seseorang.

Hal tersebut memunculkan kesimpulan, bahwa seseorang dengan ketakutan terhadap kapal tentu saja pernah mengalami kejadian tidak mengenakkan selama hidupnya. Sama seperti poin sebelumnya namun bedanya dipoin ini mereka mengalaminya langsung sehingga sulit diubah mindset-nya.

3. Mabuk Laut yang Sangat Hebat

Source : kumparan.com

Sudah pernah dibahas bagaimana cara mengatasi mabuk laut, tetapi langkah tersebut tidak akan berhasil bagi seseorang dengan mabuk laut yang sangat hebat. Bedanya apa? Seorang dengan mabuk laut hebat hanya dengan mendengar atau melihat kapal saja sudah merasa mual tak tertahankan.

Sebenarnya kejadian seperti ini semacam sugesti sehingga mereka selalu berhadapan dengan pemikirannya itu sendiri. Jika mabuk laut biasa, mereka masih bisa menaiki transportasi air walaupun di atasnya akan mengalami mual serta pusing selama perjalanan namun masih bisa diatasi.

4. Tidak Bisa Berenang bahkan Mengapung

Source : republika.co.id

Alasan keempat sepertinya menjadi poin yang sangat penting karena mayoritas alasan utama dari mereka adalah tidak bisa berenang. Kembali lagi pada pemikiran jelek melalui sugesti, jika kapal tersebut terjadi sesuatu mereka tidak bisa menyelamatkan diri, jangankan berenang mengapung saja sulit.

Perasaan seseorang yang tidak bisa berenang adalah ketika masuk ke dalam air, kaki akan mencari pijakan sehingga jika terjadi lautan tentu saja sangat dalam sehingga kemungkinan dirinya tenggelam lebih besar walaupun ada pelampung namun mereka tidak akan mau mengambil resiko.

5. Ketakutan Terhadap Air Laut Dalam

Source : oceanweek.co.id

Pada dasarnya ketidakinginan menaiki transportasi laut berasal dari rasa takut dalam diri masing-masing, sugesti berlebihan serta pemikiran buruk mengenai apa yang akan terjadi. Salah satu ketakutan lainnya adalah terhadap air laut dalam, sedikit berkaitan dengan tidak bisa berenang.

Hal tersebut karena beberapa orang tidak bisa berenang pasti memikirkan air laut yang dalam serta tidak adanya tepian untuk bersandar. Selain itu, ketakutan tersebut juga bisa disebabkan karena terlalu banyak memikirkan kejadian yang belum terjadi, missal saja bagaimana jika nanti ada hiu pemangsa.

6. Lebih Suka Transportasi Darat

Source : egindo.co

Alasan terakhir sangat klise namun kebanyakan seperti ini, mereka lebih suka dengan alat transportasi darat sehingga tidak mau mengambil langkah atau pemikiran untuk beralih ke transportasi air seperti kapal kecuali memang harus seperti itu. Contohnya saja naik fast boat atau speed boat.

Kedua alat transportasi air tersebut digunakan untuk menyebrang dari pulau kecil satu ke lainnya, seperti wisatawan yang akan menuju ke Nusa Penida dan Lombok contohnya. Sebuah keharusan karena hanya ada jalan keluar seperti itu sehingga menuntut mereka menggunakannya.

Ada banyak alasan lainnya tergantung versi masing-masing pribadi perseorangan. Pada dasarnya menggunakan segala transportasi selalu mempunyai resiko sendiri, tidak hanya air saja. Bahkan darat jika Tuhan berkehendak juga beresiko mengalami hal buruk. Semua tergantung dari doa masing-masing.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Tidak Kalah Menarik