Situs web kami menggunakan cookie untuk meningkatkan dan mempersonalisasi pengalaman Anda dan untuk menampilkan iklan (jika ada). Situs web kami mungkin juga menyertakan cookie dari pihak ketiga seperti Google Adsense, Google Analytics, Youtube. Dengan menggunakan situs web, Anda menyetujui penggunaan cookie. Kami telah memperbarui Kebijakan Privasi kami. Silakan klik tombol untuk memeriksa Kebijakan Privasi kami.

Trend Pengawetan Ikan yang Perlu Anda Coba Untuk Membuatnya Lebih Tahan Lama

Ikan merupakan salah satu jenis makanan yang bergizi tinggi. Saat hasil tangkapannya terlalu banyak namun daya tampung pasar terbatas, maka sebaiknya melakukan pengawetan secara alami agar tidak mudah busuk. Cara-caranya sendiri tidak terlalu sulit sehingga bisa dilakukan oleh siapapun.

Trend Pengawetan Ikan yang Perlu Anda Coba

Jika terlalu lama menyimpan ikan maka akan menyebabkannya cepat membusuk. Tentu bagi para pengepul atau nelayan akan membuatnya rugi besar. Oleh karenanya penting untuk melakukan pengawetan. Caranya sendiri terdiri dari berbagai langkah mudah, berikut ini penjelasannya:

1. Melakukan Pengeringan

source: citraindonesia.com

Saat pengeringan, ikan-ikan berukuran besar dibelah menjadi dua terlebih dahulu. Umumnya bagian tulangnya tidak dihilangkan untuk membuatnya tetap bertekstur. Saat digoreng nantinya akan crispy apalagi ditambah dengan tepung. Cara ini terbukti bisa mengawetkan karena kadar airnya berkurang secara signifikan.

Anda bisa menjemurnya di bawah sinar matahari atau bisa dengan menggunakan oven bersuhu 45 derajat celcius. Agar tidak mudah membusuk kadar air yang terdapat pada daging sekitar 25-30% harus hilang dari berat per 100 gram. Dengan begitu ikan semakin awet dan tetap bisa dijual di pasaran.

2. Mengubah Menjadi Ikan Asin

source: static.wixstatic.com

Cara pengawetan ini bisa mencegah pertumbuhan jamur serta mencegah munculnya bau tidak sedap pada ikan. Hal ini menjadikan proses pembusukan menjadi lebih lama, jika ingin lebih awet lagi maka bisa mengeringkannya. Rasa khasnya banyak disukai oleh masyarakat bahkan bisa diubah menjadi masakan enak.

Proses pengeringannya sendiri bisa dilakukan dengan dua cara yaitu secara alami dengan menjemurnya di bawah sinar matahari dan mengovennya. Dengan begitu ikan akan lebih awet dan tetap bisa dipasarkan. Nilai ekonomisnya akan bertambah menggunakan cara pengolahan tertentu.

3. Melalui Proses Pendinginan

source: anilogic.com

Pendinginan ikan bertujuan untuk membuatnya tetap terasa segar dengan catatan suhunya tetap terjaga secara optimal. Namun perlu diperhatikan, jika disimpan terlalu lama maka bisa mengurangi rasa khasnya secara signifikan. Oleh sebab itu ada batas waktu agar nutrisinya tidak hilang semuanya.

Biasanya teknik seperti ini membutuhkan tempat khusus seperti freezer atau kulkas untuk mencegah pertumbuhan bakteri penyebab kebusukan. Hampir semua mikroorganisme tidak dapat bertahan hidup dalam suhu dingin. Cara ini sering digunakan untuk mengawetkan ikan saat di dalam kapal.

4. Pickling atau Pickled

source: idntimes.com

Teknik ini dilakukan dengan cara menambah bahan dapur berupa cuka atau bumbu rempah pada ikan. Selanjutnya dikemas dalam wadah tertutup dan ditaruh ke freezer untuk menekan munculnya mikroba yang dapat membuatnya busuk. Pengawetan seperti ini bisa membuatnya bertahan bahkan sampai berbulan-bulan.

Perlu Anda ketahui bahwa metode seperti ini termasuk yang paling lama ada di bumi. Paling banyak digunakan oleh negara-negara di wilayah Eropa Barat. Selain mengawetkan juga akan membuat rasanya semakin has terkadang juga disajikan secara langsung dipadukan roti.

5. Pengasapan

source: blogspot.com

Proses ini bertujuan untuk membuatnya lebih awet dan memiliki rasa khas. Pada asap mengandung fenol yang berperan sebagai antimikroba sehingga penyebab kebusukan seperti mikroorganisme kecil dan jamur tidak bisa berkembang. Caranya sendiri masih menggunakan langkah-langkah tradisional.

Saat melakukan pengasapan disarankan untuk menggunakan bahan bakar alami seperti sabut kelapa, batok kelapa, tongkol jagung, dan ranting pohon. Ikan yang melalui proses ini biasanya dari jenis ikan cakalang, tongkol, serta pindang. Aromanya menjadi semakin nikmat karena lemak di dalamnya keluar.

6. Pengalengan

source: wordpress.com

Proses pengalengan sudah umum dilakukan untuk pengawetan ikan. Sebelumnya bahan ini akan dicuci bersih terlebih dahulu kemudian masukkan dalam kaleng-kaleng yang sudah disterilisasi. Selain dalam bentuk segar, tidak jarang para produsen memberikannya bumbu seperti halnya sarden.

Nantinya ikan akan langsung bisa dimasak menjadi olahan sesuai keinginan. Saat dikemas dalam wadah kaleng, semua prosesnya dilakukan dengan prosedur khusus. Bahkan sterilisasi sendiri dilakukan lebih dari satu kali menggunakan teknik pemanasan dan penyinaran infra merah.

Demikian penjelasan mengenai cara pengawetan ikan yang bisa dipraktekkan. Tujuan utamanya adalah untuk membuatnya semakin tahan lama. Alah satu langkah palingmudah adalh dengan menaruhnya di freezer dengan begitu mikroba tidak bisa tumbuh.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Tidak Kalah Menarik